Apresiasi Tinggi Bagi Kader Pendamping SSGI 2022

481

Batam– Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 di beberapa blok sensus di kota Batam sudah memasuki tahap pengumpulan data. Salah satunya di Kecamatan Sekupang, Kelurahan Tiban. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) Rizka Andalucia melakukan supervisi untuk memantau langsung pengumpulan data SSGI 2022, pengukuran balita serta berinteraksi langsung dengan para kader yang menjadi pendamping enumerator saat pelaksanaan SSGI di Kota Batam, Kamis 22 September 2022.

Apresiasi tinggi disampaikan kepada para kader yang telah membantu Kemenkes RI meningkatkan kesehatan di masyarakat khususnya dalam pelaksanaan SSGI 2022. “Untuk SSGI ini, kita ingin benar-benar potretnya agar status kesehatan di daerah bisa kita petakan sehingga  kita bisa melihat mana yang kita perlu perbaiki. Peran ibu kader sangat besar sebagai ujung tombak Kementerian Kesehatan” ujar Rizka.

Baca Juga  Workshop Pendamping Tim Teknis, Persiapan SSGI 2022

Plt Kepala BKPK lebih lanjut mengungkapkan bahwa kader sangat berjasa untuk membantu masyarakat membangun generasi bangsa agar tidak kekurangan gizi  serta berharap posyandu yang dikelola oleh kader menjadi tempat pemberdayaan masyarakat untuk kesehatan ibu hamil dan balita.

Dalam kesempatan berikutnya, enumerator melanjutkan pengumpulan data di Pulau Kebam Kelurahan Bulang Lintang. Dari kota Batam pulau ini bisa ditempuh 30 menit menggunakan pompong atau boat kecil tradisional.

Tantangan pengumpulan data di wilayah ini adalah faktor cuaca. Walau waktu tempuh tidak begitu lama namun jika cuaca buruk penyeberangan ke pulau tidak bisa dilakukan. Kondisi Batam saat pengumpulan data menunjukkan adanya curah hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Baca Juga  Momentum Hijrah dalam Ramadhan

Kerjasama yang terjadi saat pengumpulan data ini di kedua lokasi ini memperlihatkan sinergitas yang baik antara dinas kesehatan, Tim SSGI serta kader. Hal ini memberi andil besar untuk mendapatkan data yang valid di lapangan. Tim enumerator yang didampingi kader, menjadikan masyarakat merasa nyaman membantu memberikan data serta menjawab pertanyaan dari enumerator.

(Penulis Nowo S/Editor Fachrudin Ali)