Momentum Hijrah dalam Ramadhan

85

Jakarta – Menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H, BKPK (Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan) Kemenkes RI beserta Kamil (Keluarga Muslim Balitbangkes) menyelenggarakan acara Tarhib Ramadhan. Acara Tarhib dibuka oleh Sekretaris BKPK Dr. Nana Mulyana (30/3) dengan mengambil tema Ramadhan sebagai Momentum Hijrah Menuju Muslim Kaffah.

Dalam sambutannya Nana menyampaikan bahwa Ramadhan menjadi kesempatan untuk menambah nilai amal ibadah serta saling memaafkan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik.

“Ramadhan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu dengan suka cita bagi umat muslim untuk menambah nilai amal ibadah untuk itu ijinkan untuk saling memaafkan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik” ujar Nana.

Pada acara ini, tausiah diisi oleh Ustadz Hepi Andi Bastoni. Sesuai dengan tema, ustadz Hepi mengulas lebih dalam lagi momentum hijrah dalam Ramadhan menjadi 4 momentum penting antara lain: momentum tauhid, momentum perbaikan akidah, momentum meningkatkan ibadah dan momentum menuju akhlak mulia dalam hal ini jujur, disiplin, dan peduli dan berbagi atau berzakat dengan sesama.

Baca Juga  Penyerahan Hadiah Pemenang BKPK Gembira

“Kalau ini kita lakukan kita akan menjadi muslim yang sempurna, muslim yang memiliki akidah yang kuat, muslim yang memiliki ibadah yang bagus dan muslim yang memiliki akhlak yang mulia, inilah ciri dari muslim yang kaffah, sebagai produk syariat dari saum Ramadhan, InsyaAllah” ungkap ustadz Hepi sebagai penutup.

Di penghujung acara, Harimat Hendarwan selaku ketua Kamil menyinggung tentang keberadaan Kamil yang akan tetap eksis menjadi wadah bagi keluarga muslim eks Balitbangkes sembari mengajak untuk tetap menjaga tali silaturahim meskipun telah terpisah secara organisasi antara Kemenkes dan BRIN.

“Saya kira ini bukan pengajian yang terakhir kita setelah terpisah, InsyaAllah kita akan tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti ini di masa yang akan datang” tutup Harimat Hendarwan. (Ahdiyat)