%0 Journal Article %@ 0853-9987 %A Sundari, Dian %A Nuratmi, Budi %A Widowati, Lucie %D 2001 %F bkpkkemkes:1031 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K Tanaman Obat; Jati-Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.);Antidiare; Media Litbang Kesehatan; FAR-BPPK %N 3 %T Uji Khasiat Antidiare Infus Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk) pada Tikus Putih %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1031/ %V 11 %X Salah satu pemakaian empirik daun jati-belanda adalah sebagai obat mencret atau diare. Diketahui di dalam daun jati-belanda terkandung zat yang berperan sebagai astrigen yaitu menciutkan lapisan permukaan usus, sehingga mengurangi kepekaan sekresi yang dapat menekan peristaltik usus. Untuk mengetahui efek antidiare infus daun jati-belanda, telah dilakukan percobaan uji khasiat antidiare infus daun jati-belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) menggunakan model tikus putih yang dibuat diare dengan pemberian minyak jarak. Infus daun jati-belanda diberikan secara oral dengan dosis 60 mg, 180 mg dan 600 mg/100 g bb. satu jam sebelum pemberian minyak jarak. Sebagai pembanding positif digunakan Loperamide HCl dengan dosis 0,12 mg/100 g bb. serta akuades sebagai kontrol negatif. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian infus dengan dosis 60 mg dan 180 mg/100 g bb. memperlihatkan efek antidiare dibandingkan dengan akuades, tetapi bila dibandingkan dengan Loperamide kedua dosis tersebut efek antidiarenya lebih kecil. Infus dosis 600 mg/100 g bb. mempunyai efek antidiare yang hampir sama dengan Loperamide.