%0 Journal Article %@ 0853-9987 %A Yuwono, Djoko %A Heriyanto, Bambang %A Darwan, Muchammad %D 1999 %F bkpkkemkes:1049 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K Virus Hepatitis B; Virus Hepatitis C; Hepatitis Kronis Aktif; Media Litbang Kesehatan; P5-BPPK %N 1 %T Infeksi Virus Hepatitis B dan Hepatitis C pada Penderita Hepatitis Kronis dan Hemodialisis di Jakarta %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1049/ %V 9 %X Virus hepatitis C dan virus hepatitis B merupakan penyebab hepatitis kronis aktif yang dapat berkembang menjadi hepatoseluler karsionoma. Untuk mengetahui peranan kedua jenis virus tersebut sebagai penyebab hepatoseluler karsinoma, telah dilakukan pemeriksaan HbsAg, anti VHC dan RNA-VHC pada 17 penderita hepatitis kronis, 19 pasien hemodialisis dan 198 donor darah PMI. Pemeriksaan HbsAg dilakukan dengan RPHA Cell, pemeriksaan anti-VHC dengan dipstik anti-VHC kit diagnotik produksi NTB Mataram, Lombok. Deteksi RNA-VHC dilakukan dengan teknik Rt-PCR, menggunakan primer spesifik untuk daerah 5'NCR. Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa pada penderita hepatitis kronis ditemukan 5 orang (23,5%) positif HbsAg dan 1 orang (5,8%) anti-VHC. Pada penderita hemodialisis ditemukan 14 orang (73,6%) positif anti VHC, persentase anti VHC meningkat sesuai dengan meningkatnya frekuensi hemodialisis. Pada donor darah PMI ditemukan 5 orang (2,2%) positif HbsAg dan tidak satupun ditemukan anti-VHC positif.