<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisa Hasil Pemeriksaan Serologi Penderita DBD Dewasa dari RSCM, Jakarta Oktober 1997-Desember 1998 dan Pembahasan Diagnosa DBD di Lapangan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Faisal</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yatim</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dianalisa hasil pemeriksaan serologi DBD dari spesimen penderita DBD dewasa yang dirawat selama priode Oktober 1997 s.d Desember 1998. Jumlah spesimen 566 pasang, umumnya 1 pasang (spesimen akut) yang diambil pada hari pertama masuk rawatan rumah sakit dan spesimen konfalesens (darah yang diambil setelah hari ke3 -- ke7 masuk perawatan).       Pemeriksaan serologi dilakukan dengan cara Hemaglutinasi Inhibisi. Pemeriksaan hanya dilakukan terhadap antigen dengue type 2 (Den-2). Dari 566 spesimen ternyata hanya 55 yang positif reaksi primer dan 211 positif reaksi sekunder (positifitas serologi hanya 31,1%).      Sedangkan penegakkan diagnosa DBD secara klinik juga masih belum memuaskan dan belum sepenuhnya mengikuti kriteria yang dianjurkan WHO tahun 1975 dan tahun 1980.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 500-590 Virus Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2000</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>