<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Imunogenisitas dan Keamanan Vaksin Hepatitis B DNA Rekombinan dalam Uniject di Kabupaten Bogor</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muljati</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prijanto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Imunisasi Hepatitis B akan dilakukan lebih efektif bila diberikan pada bayi baru lahir. Kelebihan dari alat suntik Uniject TM yaitu dapat meningkatkan keamanan dan cakupan imunissasi pada bayi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui imunogenisitas dan keamanan vaksin Hepatitis B DNA rekombinan dalam Uniject TM pada bayi umur 0-7 bulan dan 2 bulan, serta menentukan prevalensi Hepatitis B pada 2 kelompok bayi tersebut.     Penelitian dilakukan di 3 kecamatan di Kabupaten Bogor. Jumlah sampel sebanyak 220 orang bayi dibagi dalam 2 kelompok. Jadwal imunisasi adalah 0,2,3 bulan dan 2,3,4 bulan. Imunogenisitas pada  kelompok bayi 0 dan 2 bulan masing -masing sebesar 95,79% dan 99,07%. Reaksi sistemik dan lokal pada kelompok bayi 2 bulan lebih tinggi dari kelompok bayi 0 bulan, yaitu 3,75 % dan 2,18%, sedangkan reaksi lokal sebesar 0,7% dan 1,05%. Imunisasi Hepatitis B dalam Uniject TM disarankan penggunaannya secara intensif pada bayi</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 500-590 Virus Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2003</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>