<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Direction of Hepatitis Supported Research at NAMRU-2</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Andrew L.</mods:namePart><mods:namePart type="family">Corwin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Maidy P.</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Robert Ross</mods:namePart><mods:namePart type="family">Graham</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Widodo</mods:namePart><mods:namePart type="family">Suprapto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Titik berat penelitian hepatitis di NAMRU-2 pada saat ini adalah: 1. penelitian binatang untuk mengetahui populasi reservoar HEV; 2. penggunaan model hewan untuk lebih diketahuinya transmisi HEV pada polpulasi reservoar yang dicurigai; 3. diketahuinya akurasi alat diagnostik yang digunakan (untuk semua marker); 4. diketahuinya lama pengeluaran virus hepatitis E pada kotoran manusia yang menderita hepatitis akut maupun dari model hewan; 5. diketahuinya insidens hepatitis E akut melalui pencarian kasus dengan menggunakan metode penelitian lapangan di masyarakat; dan 6. serokonversi infeksi hepatitis E pada anak-anak. Hubungan erat dengan berbagai universitas dan instansi pemerintah yang terkait dengan penanganan kasus-kasus hepatitis, telah dan masih menjadi bagian penting bagi suksesnya penelitian hepatitis di NAMRU-2.       Hasil yang dicapai berdasarkan program penelitian di atas antara lain: 1. seminar hepatitis E di Kalimantan Barat; 2. tersedianya kemampuan diagnostik pada laboratorium setempat; 3. pembinaan peneliti di Indonesia dan Asia Tenggara dalam hal epidemiologi; serta 4. alih teknologi dalam pelaksanaan penelitian yang dapat melibatkan minat para peneliti pada penyakit hepatitis di Indonesia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 500-590 Virus Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1995</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>