%0 Journal Article %@ 0853-9987 %A Hapsari, Dwi %A Sulistiyowati, Ning %D 2005 %F bkpkkemkes:1259 %I Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K Gangguan masa nifas; Penolong Persalinan; Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %N 3 %P 34-40 %T Kejadian Gangguan pada Masa Nifas Hubungannya dengan Penolong Persalinan %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1259/ %V 15 %X Persalinan oleh tenaga kesehatan di Indonesia masih dianggap mahal dan jangkauannya rendah, tetapi hasil analisis lanjut Susenas 2001 menunjukkan kenaikan yang signifikan. Namun masih cukup banyak ibu yang melakukan persalinan ke dukun bayi. Akibat dari masih ada persalinan oleh tenaga non kesehatan tersebut dapat merupakan penunjang tingginya angka kematian ibu. Adapun tujuan dari analisis ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian gangguan pada masa nifas. Analisis ini merupakan studi analitik dengan menggunakan data sekunder Follow-up Ibu hamil ? SKRT 2001 dan data Susenas 2001. Sampel penelitian adalah seluruh kehamilan yang berakhir sejak tahun 1998 sampai dengan 2002. Besar sampel 233 balita. Untuk menjawab tujuan dilakukan analisis multivariat antara variabel-variabel yang sudah dipilih. Hasilnya, ditemukan ada sebesar 5 persen ibu yang mengalami gangguan pada masa nifas. Faktor yang mempengaruhi secara bersama-sama adalah faktor penolong persalinan dengan faktor tempat tinggal ibu. Ibu yang tinggal di perdesaan mempunyai kemungkinan untuk mengalami gangguan pada masa nifas sebesar 16 kali dibanding dengan daerah perkotaan jika dikendalikan dengan faktor penolong persalinan.