<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KAJIAN: KHASIAT DAN KEAMANAN STEVIA SEBAGAI PEMANIS PENGGANTI GULA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mariana</mods:namePart><mods:namePart type="family">Raini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ani</mods:namePart><mods:namePart type="family">Isnawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Meningkatnya prevalensi diabetes mendorong para ilmuwan untuk menemukan pemanis sebagai         pengganti gula. Stevia adalah semak perenial (dikenal dengan Stevia rebaudiana) bagian dari keluarga         aster yang te;ah digunaka selama ratusan tahun sebagai pemanis. Stevia alami, non kalori, tanaman         yang dikenal dengan rasa manisnya tanpa meninggalkan rasa pahit jika dicicipi. Daunnya mengandung         stevioside dan rebaudioside. Keduanya memiliki antihpyperlicemic dan berpotensi menurunkan tekanan         darah. Efek samping dari stevia belum ada. (Penelitian ini merupakan penialaian yang berasal dari 30         laporan studi/review yang dikumpulkan dari jurnal internasional). Tujuannay adalah untuk         mengevaluasi biokimia, untk mempelajari efek dan kemanan Stevia serta mendukung penggunanannya         sebagai pengganti gula terutama untuk pasien diabetes.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2011</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>