<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>EFIKASI DAN KEAMANAN DIHIDROARTEMISININPIPERAKUIN (DHP) PADA PENDERITA MALARIA FALSIPARUM TANPA KOMPLIKASI DI KALIMANTAN DAN SULAWESI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hadjar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Siswantoro</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Armedy Rony</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hasugian</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rossa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Avrina</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yenni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Risniati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Sejak 2008, program telah menggunakan dihidroartemisinin-piperakuin (DHP) sebagai pilihan pertama     pengobatan malaria falsiparum di Papua, yang secara bertahap juga akan digunakan di wilayah endemis     lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai keamanan dan efikasi obat DHP. Pasien malaria     falsiparum tanpa komplikasi diikutkan dalam studi dan diobati DHP (arterakin Â®, no. batch 010 909)     dengan pengawasan minum obat dosis satu kali sehari selama tiga hari. Selanjutnya pasien dipantau selama     42 hari. Pasien selama kunjungan ulang dilakukan pemeriksaan fisik dan cek parasit mikroskopis, diukur     kadar hemoglobin (hari 0, 14, 28 dan 42), dibuat spot darah PCR (hari 0 dan hari kambuh), tes kehamilan     pada wanita usia subur. Sebanyak 119 pasien direkruit pada penelitian ini. Efikasi terapeutik obat DHP     pada hari ke 42 per populasi ITT dan PP adalah 98.3% (95% CI: 94.1-99.5%) dan 100% (95% CI: 96.8-     100%). Rerata bebas parasit dan bebas demam adalah 1.0 hari dan 1.6 hari, dan gejala klinis berkurang     hingga di atas 50% pada hari ke-7 kunjungan ulang. Pasien dengan karier gametosit pada saat rekruitmen umumnya pada hari ke-28 sudah bebas gametosit. Terdapat peningkatan jumlah pasien dengan perbaikan     hemoglobin pada hari ke 14, 28 dan 42: 61%, 78% dan 84%. Kejadian sampingan adalah ringan, yaitu     batuk (31%) dan sakit perut (10%). Dihidroartemisinin-piperakuin adalah aman dan efektif pada pengobatan     malaria falsiparum tanpa komplikasi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2011</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>