TY - JOUR VL - 39 SN - 0125-9695 JF - Buletin Penelitian Kesehatan AV - public KW - Uji keamanan KW - uji daya terima KW - sari pisang KW - pisang kadaluarsa KW - fermentasi KW - khamir Rhodotorula glutinis. IS - 4 ID - bkpkkemkes1438 PB - Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan TI - UJI KEAMANAN DAN UJI DAYA TERIMA PRODUK FERMENTASI SARI PISANG KADALUARSA DENGAN KHAMIR RHODOTORULA GLUTINIS UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1438/ N2 - Pisang merupakan jenis buah-buahan dengan daya simpan yang sangat singkat. Setelah melewati masa matang, keadaan fisik pisang menjadi sangat lunak, dengan kulit timbul bercak hitam ditumbuhi khamir. Pisang seperti ini dianggap sudah busuk dan tidak layak konsumsi lagi. Padahal pisang tersebut merupakan sumber glukosa bagi pertumbuhan khamir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan pisang tersebut sebagai bahan untuk pembuatan minuman terfermentasi. Khamir yang digunakan pada penelitian ini adalah Rhodotorula glutinis, karena khamir ini mampu mengsintesa zat gizi esensial, asam lemak linoleat dan linolenat, ergosterol (pro-vitamin D3) serta pigmen karotenoid (pro-vitamin A). Pada penelitian ini juga dilakukan uji keamanannya pada hewan coba serta daya terimanya oleh para panelis. Hewan coba yang digunakan adalah tikus, yang diberi ransum mengandung produk fermentasi sari pisang selama 30 hari. Pengamatan yang dilakukan adalah perkembangan keadaan fisik tikus, dan pada akhir percobaan dilakukan pembedahan untuk mengamati bagian dalam tikus serta organ vital seperi ginjal, jantung, hati. Hasil dari pengamatan disimpulkan bahwa minuman sari pisang tersebut adalah aman untuk dikonsumsi. Sementara hasil uji daya terima yang dilakukan oleh 30 panelis terhadap rasa, aroma, warna, dan kesan di mulut, menunjukkan bahwa tingkat penerimaan panelis pada produk ini berkisar antara skor 4 (biasa saja) sampai dengan 7 (sangat suka), umumnya sekitar 6 (suka). Berdasarkan uji statistik ANOVA produk fermentasi ini tidak menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap rasa, aroma, kesan di mulut, dan total penerimaan pada a 0,05. Adanya perbedaan yang nyata adalah terhadap warna, pada a 0,05 karena ada warna kemerahan dari sel khamir Rhodotorula glutinis. Y1 - 2012/// A1 - Purawisastra, Suryana A1 - Yuniati, Heru ER -