<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pembiakan Berencana Tikus Percobaan Strain Wistar-Derived Lembaga Makanan Rakyat untuk Berbagai Keperluan Penelitian Biologik</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Risnawati</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aminah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dalam upaya memenuhi kebutuhan "stock colony" tikus putih sebagai model hewan percobaan, telah dilakukan pembiakan berencana tikus putih strain Wistar Derived LMR yang memenuhi syarat-syarat ilmiah untuk digunakan dalam penelitian. Sebagai faktor perilaku adalah tikus  betina berumur 3-12 bulan yang dikawinkan dengan perbandingan 3 betina dan 2 jantan.   Data dianalisa secara ANOVA, Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) Honesty Significant Different dan uji regresi polinomial ortogonal pada masing-masing faktor dependent 1,2 dan 3.  Hasil penelitian menyatakan bahwa presentase tertinggi kehamilan terdapat pada induk berumur 3 bulan (79,52%) dan terendah pada umur 12 bulan (43,08%); sedangkan persentase anak hidup tertinggi pada umur 4-7 bulan (76%-72%) dengan jumlah anak 5-7 ekor per induk. Uji BNJ persentase anak lahir hidup pada induk berumur 3, 4 dan 5 bulan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (p&lt;0,01). Hal ini dapat dikatakan bahwa umur tikus 3, 4 dan 5 bulan sangat baik untuk pembiakan. Berat badan anak tikus baru lahir baik jantan maupun betina berkisar antara 5-6 gram dan terus meningkat sampai umur 8 minggu kemudian menjadi lamban.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QY 50-110 Laboratory Animals. Laboratory Techniques</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1994</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Penyakit Tidak Menular</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>