<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1471" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1471</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2017-11-10T03:19:31Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/cgi/export/eprint/1471/DIDL/bkpkkemkes-eprint-1471.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1471/</dc:relation>
        <dc:title>Ketersediaan Biologis Karoten Sayuran yang Dikeringkan pada Tikus Percobaan</dc:title>
        <dc:creator>Almasyuri, Almasyuri</dc:creator>
        <dc:subject>QU 100-133 Biochemistry of the Human Body</dc:subject>
        <dc:description>Faktor konversi beta-karoten menjadi vitamin A dari bahan makanan tergantung dari jenis makanan. Menurut De Pee faktor konversi beta-karoten menjadi vitamin A adalah 11 : 1 untuk karoten dari buah-buahan dan 31 : 1 untuk karoten dari sayuran. Nilai konversi karoten dari sayuran yang dikeringkan belum diketahui.      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai konversi beta-karoten menjadi vitamin A dari sayuran yang dikeringkan, menggunakan tikus percobaan.      Tikus yang digunakan adalah jenis albino strain LMR hasil pembiakan Puslitbang Gizi. Umur tikus berkisar antara 40&amp;#8211;43 hari sebanyak 35 ekor yang dibagi kedalam 5 kelompok berdasarkan berat badan sehingga selisih berat antar kelompok minimal. Setiap kelompok diberi satu jenis ransum yang ditentukan secara random. Sebelum diberi makanan  uji tikus diberi makanan rendah vitamin A/karoten selama 14 hari sedangkan makanan uji diberikan selama lima minggu.       Makanan dan minuman diberikan secara ad libitum. Ransum uji yang diberikan pada tikus kelompok I adalah ransum yang mengandung vitamin A 10 mg/hari/tikus, kelompok II ransum beta-karoten 300 mg, kelompok III diberi ransum beta-karoten 300 mg dari daun singkong tua kering dan kelompok IV diberi ransum beta-karoten 300 mg per hari per tikus dari wortel kering. Sebelum dan sesudah pemberian ransum uji diperiksa kadar retinol dan beta-karoten dalam darah.       Penelitian juga ingin mengetahui besar resistensi beta-karoten dalam sayuran yang dikeringkan dengan alat pengering tenaga surya buatan Puslitbang Gizi.       Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konversi beta karoten menjadi vitamin A adalah 17:1 untuk daun singkong tua kering, 20 : 1 untuk daun singkong muda kering dan 23 : 1 untuk daun wortel. Retensi beta karoten dari sayuran yang dikeringkan berkisar 66-88%.</dc:description>
        <dc:publisher>Center for Research and Development of Nutrition and Food, NIHRD</dc:publisher>
        <dc:date>2000</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Almasyuri, Almasyuri  (2000) Ketersediaan Biologis Karoten Sayuran yang Dikeringkan pada Tikus Percobaan.  Project Report. Center for Research and Development of Nutrition and Food, NIHRD.     </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1471/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>