<mets:mets OBJID="eprint_1481" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-04T06:11:23Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_1481_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Spasial Masalah Pencemaran Lingkungan dan Kesehatan (Suatu Studi Pendahuluan di Kota Bandung)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Anwar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Musadad</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Keadaan kesehatan di berbagai wilayah bervariasi dipengaruhi oleh tingkat perkembangan wilayah dan kualitas lingkungannya. Perbedaan antar wilayah, dalam hal perkembangan sosial ekonomi. kependudukan, pencemaran lingkungan dan budaya akan menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat  yang berbeda. Mengingat masalah kesehatan selalu berubah sesuai dengan  pola sosial ekonomi dan lingkungan, maka para pengembil keputusan dalam penyusunan kebijaksanaan dan program kesehatan perlu memperhatikan dan mengetahui data dan informasi tentang faktor-faktor yang berkaitan dengan munculnya masalah kesehatan tersebut.      Tujuan studi ini adalah melakukan analisis spasial masalah pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kepedulian dan kemampuan pelaksana program di daerah agar mau dan mampu menanggulanginya. Penelitian cross-sectional ini dilakukan di seluruh wilayah kecamatan di kota Bandung dengan cara mengumpulkan data-data sekunder tentang keadaan kualitas air dan udara serta permasalahan kesehatan yang meliputi keadaan penyakit diare, disentri, tifoid, ISPA, TB paru dan asma yang dikumpulkan dari hasil-hasil penelitian berbagai institusi dan pencatatan puskesmas di wilayah kota Bandung untuk kemudian dilakukan analisis dan pemetaan menggunakan program GIS I Arc. View.      Hasil penelitian menunjukkan pemetaan masalah pencemaran sudah mulai dilakukan pemerintah daerah Kota Bandung hanya saja baru terbatas beberapa parameter dan belum meliputi seluruh wilayah. Dari analisis data didapatkan tingkat pencemaran udara di Kota Bandung masih di bawah NAB, kecuali untuk parameter SO2 dan NOx di beberapa wilayah sdah melebihi NAB. Konsentrasi     zat pencemar udara tinggi di daerah-daerah Astanaanyar, Sumur Batu dan Bandung Wetan. Tingkat pencemaran air bersih oleh bakteriologi bervariasi antar daerah. Daerah yang tinggi proporsi tidak memenuhi syarat adalah daerah Andir dan Coblong; sedang daerah yang tidak tercemar meliputi Lengkong, Bandung Kidul, Margacinta, Kiaracondong, Batununggal, Cibeunying Kidul, Bandung Kulon, Babakan Ciparay dan Bojongloa Kidul. Sedangkan tingkat risiko tercemar sarana air bersih: 0,77% amat tinggi, 9,84% tinggi, 24,38% sedang dan 65% rendah. Wilayah yang mempunyai proporsi risiko tinggi untuk tercemar sarana air bersihnya antara lain Batununggal dan Kiaracondong.       Disimpulkan bahwa terdapatnya hubungan bermakna antara cakupan air bersih dan kualitas air mandi/cuci dengan prevalensi diare dan kualitas air minum/masak dengan prevalensi tifoid; sedangkan tingkat pencemaran udara tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan prevalensi penyakit saluran pernafasan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA 670-847 Sanitation. Environmental Control</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2001</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Center for Research and Development of Health Ecology, NIHRD</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_1481"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_1481_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_1481_mods" ADMID="TMD_eprint_1481"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>