<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengembangan Upaya Pencegahan Kecelekaan Kerja     di Lingkungan Pengrajin Kulit</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Kusnindar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Atmosukarto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Evaluasi penggunaan APD ST untuk pengrajin sepatu kulit, dapat mencegah insiden luka tersayat pisau 82,9% (sebagai peristiwa) dan 94,7% (sebagai penderita), dari hasil penelitian sebelumnya. Selanjutnya perlu dibuat leaflet untuk penyampaian informasi lebih lanjut pada para pengrajin sepatu tentang manfaat APD ST tersebut, dalam rangka sosialisasi penggunaannya.      Penelitian dilakukan dengan disain penelitian Quasiexperimental studies with two groups (Corlien M. Vaskurisser, 1995). Populasi terdiri dari dua kelompok ialah  kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (control groups) masing-masing kelompok terdiri dari 140 orang pengrajin sepatu. Data dikumpulkan dengan wawacara menggunakan kuesioner.       Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pemberian brosur/leaflet dengan penggunaan APD ST oleh pengrajin sepatu kulit pada p = 0,001 dan OR = 3,6. Dengan memberikan brosur pada pelaksanaan penggunaan APD ST, memungkinkan mencegah penurunan pemakaian ST tersebut sebesar 10%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA 400-495 Occupational Medicine, Health, and Hygiene</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2000</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Center for Research and Development of Health Ecology, NIHRD</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>