%0 Report %9 Project Report %A Susilowati, Sri %D 1993 %F bkpkkemkes:1547 %K Seroprevalensi Antibodi Campak; Imunisasi; Inhibisi Hemaglutinasi (IH); Abstrak Penelitian Kesehatan %T Penelitian Seroprevalensi Antibodi Campak di Daerah Kumuh dan Perkotaan DKI Jakarta %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1547/ %X Selama bulan september sampai dengan oktober 1993 telah dilakukan penelitian seroprevalensi antibodi Inhibisi Hemaglutinasi (IH) campak dan faktor yang mempengaruhinya di daerah perkotaan kumuh dan tidak kumuh DKI Jakarta. Sampel terdiri dari ibu rumah tangga sebagai responden, dan darah dari balita. Seroprevalensi antibodi IH campak didapat dengan pemeriksaan darah balita, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya diperoleh dari jawaban ibu terhadap huesioner khusus. Telah dikumpulkan 152 sampel darah perifer anak balita, 152 kuesioner ibu anak balita dari dua kelurahan kumuh di Kecamatan Koja dan 152 sampel darah perifer anak balita, 152 kuesioner ibu anak balita dari dua kelurahan perkotaan tidak kumuh di kecamatan Gambir. Cakupan imunisasi di daerah perkotaan tidak kumuh adalah 59,2%, sedangkan di daerah kumuh 34%. Tanggap kebal positif terhadap campak setelah imunisasi untuk daerah perkotaan tidak kumuh lebih tinggi (63,3%) dibandingkan di daerah kumuh (40,6%). Beberapa penyebab perbedaan tersebut adalah tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan responden dan tingkat lingkungan. Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit campak terutama di daerah kumuh.