<mets:mets OBJID="eprint_1590" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T13:51:24Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_1590_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Study Protokol Penatalaksanaan dan Efektivitas Pengobatan Infertilitas Pria</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Aucky</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hinting</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Masalah infertilitas pria merupakan masalah yang menunjukkan peningkatan dalam dekade terakhir ini. Observasi di beberapa negara menunjukkan gejala penurunan jumlah dan kualitas sperma yang cukup menyolok di antara pria dewasa muda. Oleh karena itu diperlukan usaha-usaha pencegahan dan penatalaksanaan infertilitas pria. Pendekatan klinis  pada pemeriksaan dan penatalaksanaan infertilitas pria sangat bervariasi tergantung dari ketersediaan ahli dan sarana.      Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan cara penatalaksanaan masalah infertilitas pria  secara efektif dan efisien berdasarkan evidence based medicine. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menguji aplikasi protokol penatalaksanaan infertilitas pria, mengetahui prevalensi diagnosis penyebab infertilitas pria, mengetahui hubungan antara profil karakteristik sperma, profil hormon dan kelainan klinis, serta mendapatkan pilihan penanganan infertilitas pria yang efektif.      Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa protokol penatalaksanaan infertilitas pria sesuai petunjuk WHO dapat diaplikasikan dengan memuaskan setelah dilakukan penyederhanaan. Riwayat penyakit yang mungkin mengganggu fertilitas yang menonjol adalah infeksi saluran kemih, penyakit hubungan seksual dan penyakit sistemik. Faktor lain yang mungkin mempengaruhi fertilitas pria yang menonjol adalah merokok. Gangguan fungsi seksual bukan merupakan faktor penyebab yang menonjol pada infertilitas pria. Kelainan uro-genital yang menonjol ditemukan pada pria infertil adalah varikokel, abnormalitas konsistensi testis dan penebalan epididymis.        Hasil analisis semen menunjukkan kelainan konsentrasi yang paling menonjol, disusul dengan kelainan morfologi dan mortalitas. Di antara diagnosis penyebab yang diketahui adalah  varikokel dan infeksi kelenjar seks asesoris. Di antara profil hormon reproduksi, hormon FSH berkorelasi secara bermakna dengan semua parameter utama sperma.       Volume testis total berkorelasi bermakna dengan seluruh parameter utama sperma dan profil hormon kecuali prolaktin. Konsentrasi sperma, kadar hormon LH, FSH dan testosteron berbeda secara bermakna antara kelompok subyek dengan faktor penyebab dibandingkan tanpa faktor penyebab (idiopatik). Pengobatan kausal, merupakan pilihan penanganan infertilitas yang harus didahulukan. Namun, sebagian besar penyebab infertilitas pria sudah dalam keadaan untreatable. Sebab sistemik, kelainan kongenital dan oligozoosperma idiopatik menghasilkan angka kehamilan yang sangat rendah. Sedangkan sebab endokrin, azoosperma idiopatik dan obstruktif tidak dapat menghasilkan kehamilan dengan pengobatan kausal maupun empiris ICSI dan PESA/TESE merupakan pengobatan yang efektif dan efisien pada kelainan-kelainan infertilitas pria berat.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WJ 700-875 Male Genitalia</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2000</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_1590"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_1590_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_1590_mods" ADMID="TMD_eprint_1590"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>