<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1665" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1665</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2017-11-08T06:16:37Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/cgi/export/eprint/1665/DIDL/bkpkkemkes-eprint-1665.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1665/</dc:relation>
        <dc:title>Faktor Lingkungan Perumahan Penduduk Penderita TBC terhadap Angka Bakteri TBC     di DT II Kab. Tangerang Jawa Barat</dc:title>
        <dc:creator>Sukana, Bambang</dc:creator>
        <dc:subject>WF 140-900 Diseases of the Respiratory System</dc:subject>
        <dc:description>Penyakit TBC dapat menjadi masalah yang cukup besar, karena proporsi kematian oleh TBC  menunjukkan peningkatan dari tahun 1980, 1986, 1992 berturut&amp;#8211;turut 8,4%, 8,6% dan 9,9% dari  seluruh kematian.        Menurut hasil penelitian Puslit Ekologi Kesehatan tahun 1991 di DT II Kabupaten  Tangerang tingkat penularan TBC di lingkungan keluarga cukup tinggi, dimana tersangka TB paru pada bayi sebesar 85,7% dan Balita 90,2%,  melalui pemeriksaan foto thorax, seorang  penderita rata&amp;#8211;rata dapat menulari 2&amp;#8211;3 orang  angota keluarganya.        Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari  keadaan penderita TBC dalam upaya kesembuhan dan mengetahui angka bakteri TBC di perumahan yang dikaitkan dengan keadaan pencahayaan dan  ventilasi rumah.      Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster sampling, dimana yang menjadi cluster adalah  puskesmas yang melaksanakan program penyakit  TBC. Jumlah penderita yang dijadikan sampling sebanyak 99 orang yang diambil dari penderita  yang berobat di Puskesmas Pakuaji mewakili  daerah pantai dan Curug mewakili daerah dataran tinggi masing&amp;#8211;masing 50 penderita.      Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penderita dalam upaya pencegahan agar tidak tertular kepada anggota keluarga lain maupun  upaya penyembuhan kurang baik, demikian pula pengetahuan penderita tentang penyakit TBC  sangat kurang.        Keadaan lubang ventilasi dan lubang pencahayaan  sangat kurang sehingga untuk angka bakteri dan jamur seluruhnya positip, sedangkan untuk angka  bakteri tahan asam yang positip hanya 5 rumah (5,1%), selebihnya negatif. Bahan bakar yang digunakan untuk memasak yang terbanyak adalah  mereka menggunakan kayu bakar, sehingga hal ini  memperburuk keadaan penderita.          Untuk itu disarankan agar selain upaya  pengobatan, dilakukan pula upaya penyuluhan yang lebih insentif yang sesuai dengan latar  belakang pendidikan yang mereka miliki dan  dilakukan upaya perbaikan konstruksi rumah penderita khususnya lobang ventilasi dan  lubang pencahayaan agar memenuhi syarat kesehatan.</dc:description>
        <dc:publisher>Center for Research and Development of Health Ecology, NIHRD</dc:publisher>
        <dc:date>1998</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Sukana, Bambang  (1998) Faktor Lingkungan Perumahan Penduduk Penderita TBC terhadap Angka Bakteri TBC di DT II Kab. Tangerang Jawa Barat.  Project Report. Center for Research and Development of Health Ecology, NIHRD.     </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1665/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>