<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2017-11-08T06:32:16Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:1668</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1668/</dc:relation>
        <dc:title>Penelitian Isozine Elektrophoresis Vektor Demam Berdarah (DBD) Aedes aegypti dan  Ae.albopictus di Jakarta dan Sekitarnya</dc:title>
        <dc:creator>Lestari, Enny Wahyu</dc:creator>
        <dc:subject>WC 500-590 Virus Diseases</dc:subject>
        <dc:description>Dari bulan Agustus 1997 sampai dengan bulan  Februari 1998 telah  dilakukan pengumpulan  spesimen vektor Demam Berdarah (DBD) Aedes aegipty dan Ae. albopictus, (dewasa, larva dan telur) di 4 wilayah penelitian, yaitu Jakarta  (Cipinang Muara), Bogor (Babakan &amp; Tegal Lega), Tangerang (Curug) dan Bekasi (Margahayu).        Pengumpulan spesimen dilakukan setiap bulan  sekali selama 6 bulan untuk masing&amp;#8211;masing daerah penelitian .        Nyamuk, larva dan telur DBD dari lapangan dibawa ke laboratorium untuk dipelihara,  diidentifikasi dan diproses elektrophoresis.        Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui  adanya polymorphisme vektor DBD di 4 wilayah  penelitian, menemukan distribusi dari tiap anggota spesies popymorph.         Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari data  padat populasi vektor DBD, Bogor menduduki  urutan tertinggi dengan angka indeks : Container Index/C1 = 35,4% ; Bruteau Index/B1 = 54 dan  Hourse Index/HI = 44%, kemudian Tangerang (CI= 16,2%; BI=37, HI=16,7%), Bekasi (CI=9%; BI=20,7 HI=20%) dan Jakarta (CI=4%; BI=10; HI=9,1%). Sedangkan Ovitrap Index tertinggi adalah Bogor (60,23%), Bekasi (54,43%), Jakarta (28,10%) dan Tangerang (11,11%).       Isozyme Elektrophoresis terhadap 4 populasi  alam vektor DBD di daerah penelitian  menunjukkan bahwa dari 8 sistem enzym yang  digunakan ternyata pada 2 isozyme GPD (Glucose Phosphate Dehydrogenase) dan ME (Malic Enzyme )  menunjukkan gambaran band monomorphic; pada  isozyme GPI (Glucose Phosphate Isomerase) tidak nampak gambaran band, sedangkan ke lima enzym yang lain, yaitu PGM (Phospho Gluco Mutase), EST (Esterase), MDH (Malate Dehydrogenase), IDH (Isocitrate Dehydrogenase) dan MPI (Manose&amp;#8211;6&amp;#8211;Phosphate Isomerase) menunjukkan 2 sampai 4  gambaran band dan terdapat variasi   perbedaan "allele".        Frekuensi dan mobilitas allele bervariasi pada  masing&amp;#8211;masing sistem enzym.</dc:description>
        <dc:publisher>Center for Research and Development of Health Ecology, NIHRD</dc:publisher>
        <dc:date>1998</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Lestari, Enny Wahyu  (1998) Penelitian Isozine Elektrophoresis Vektor Demam Berdarah (DBD) Aedes aegypti dan Ae.albopictus di Jakarta dan Sekitarnya.  Project Report. Center for Research and Development of Health Ecology, NIHRD.     </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>