TY - RPRT N2 - Produk pisang yang mengandung asam lemak linolenat dan linoleat dapat dihasilkan melalui proses fermentasi. Kedua asam lemak ini termasuk jenis asam lemak essensial bagi kesehatan. Selain itu proses pengolahan pisang sesuai dengan salah satu program pokok pembangunan agroindustri, yaitu meningkatkan manfaat hasil pertanian secara optimal. Jenis pisang yang gunakan adalah jenis pisang yang dianggap kurang memiliki nilai ekonomis dan tidak disukai untuk dikonsumsi sebagai buah segar, yaitu pisang udang, pisang geulis tiis, pisang batu, pisang jimluk, dan pisang kapur. Terlebih dahulu pisang dibiarkan menjadi sangat matang sehingga mengeluarkan cairan. Cairan pisang lalu dipisahkan dari residu padatan melalui penyaringan, yang kemudian digunakan sebagai bahan baku pembuatan medium fermentasi. Medium sari pisang kemudian difermentasikan oleh khamir penghasil lemak Rhodotorula glutinis. Fermentasi dilakukan dalam kontainer gelas yang dilengkapi dengan sistem pengaduan dan pengaliran udara. Hasil analisis kimia menunjukkan bahwa hasil fermentasi sari pisang mengandung asam lemak linoleat sebesar 0,13 sampai 0,31 g, dan asam lemak linolenat sebesar 0,17 sampai 0,51 g per 100 ml medium hasil fermentasi. Hasil uji mikrobiologis tidak menunjukkan adanya bakteri pathogen (gram negative) dalam produk fermentasi sari pisang tersebut. TI - Produk Fermentasi Sari Pisang yang Mengandung Asam Lemak Linoleat dan Linolenat AV - none M1 - project_report Y1 - 1996/// A1 - Purawisastra,, Suryana UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1727/ PB - Center for Research and Development of Nutrition and Food, NIHRD ID - bkpkkemkes1727 KW - asam lemak linolenat dan linoleat; produk pisang ER -