<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2017-11-09T07:41:12Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:1894</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/1894/</dc:relation>
        <dc:title>Pengaruh Inhibin terhadap Kualitas dan Kuantitas Spermatozoa Tikus Percobaan</dc:title>
        <dc:creator>Nainggolan, Olwin</dc:creator>
        <dc:subject>QY 50-110 Laboratory Animals. Laboratory Techniques</dc:subject>
        <dc:description>Telah dilakukan penelitian pengaruh penyuntikan intraperitoneal dengan inhibin (crude material) terhadap kualitas dan kuantitas spermatozoa tikus percobaan strain wistar.       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu bahan yang dapat digunakan sebagai bahan kontrasepsi pada masa yang akan datang. Adapun dosis inhibin (crude material) yang digunakan adalah berturut-turut : 0 micron g (sebagai kontrol), 250 micron g, 500 micro g, 750 micron g dan 1000 micron dalam larutan NaCl 0,9%. Penyuntikan terhadap tikus jantan dilakukan setiap hari selama 5 (lima) dan 10 (sepuluh) hari.       Adapun parameter yang diukur pada penelitian ini adalah: jumlah (konsentrasi) spermatozoa, motilitas spermatozoa, kadar hormon androgen, serta  jumlah anak. Setelah penyuntikan dilakukan, maka induk jantan yang telah disuntik inhibin, kemudian dikawinkan dengan induk betina yang fertile. Setelah 20 hari perkawinan, maka induk betina dibunuh untuk menghitung jumlah anak yang dihasilkan. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, dengan jumlah ulangan sebanyak 4 (empat) kali.       Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah inhibin (crude material) menunjukkan pengaruh yang sangat nyata  (p&lt;0,05) berurut-turat terhadap konsentrasi dan motilitas spermatozoa serta jumlah anak yang dihasilkan dari induk betina. Sedangkan kadar hormon androgen (testosteron) tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (p&gt;0,05) antara kelompok perlakukan dengan kelompok kontrol.       Dari hasil analisa sidik ragam juga  menunjukkan bahwa penyuntikan selama 5 (lima) dan 10 (sepuluh) hari tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (p&gt;0,05) terhadap semua parameter yaitu: konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa, kadar hormon testosteron serta jumlah anak.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit</dc:publisher>
        <dc:date>2003</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Nainggolan, Olwin  (2003) Pengaruh Inhibin terhadap Kualitas dan Kuantitas Spermatozoa Tikus Percobaan.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit.     </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>