<mets:mets OBJID="eprint_2022" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T16:42:23Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_2022_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Gambaran Status Kesehatan Penduduk Daerah Pertambangan dan Non Pertambangan di Kalimantan Selatan : ISPA pada Balita, Berat Badan Balita, serta Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Luxi Riajuni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pasaribu</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan keempat Millenium Development Goals (MDGs) Indonesia adalah menurunkan angka kematian anak dan tujuan kelimanya adalah meningkatkan kesehatan ibu. Analisa data-data kesehatan dari Riskesdas 2007 dan jumlah pertambangan batu bara dan produksinya di Provinsi Kalimantan Selatan dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara serangan penyakit infeksi pada balita gizi buruk dan gizi kurang, serta resiko Kurang Energi Kronik pada ibu hamil dengan pertambangan. Analisis variabel-variabel tersebut di atas menggunakan program SPSS. Tahap analisis dimulai dari recode dan menggabungkan beberapa variabel, weighting, lalu analisis mulai dari univariat sampai multivariat. ISPA pada balita berhubungan dengan semakin besar jumlah pertambangan dan semakin besar jumlah produksi batu bara. Analisis selanjutnya menunjukkan tidak adanya tambang memperkecil resiko kejadian ISPA dengan OR = 0,73 (CI 0,718-0,741) sedangkan beberapa pekerjaan KK, yaitu wiraswasta/pedagang, petani, dan buruh meningkatkan resiko (1,151; 1,507; 1,338 kali). Ketiga jenis status gizi (BB/U, TB/U, BB/TB) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA. Analisis selanjutnya diperoleh bahwa tidak ada tambang memperkecil resiko menjadi 0,694 kali, sedangkan beberapa jenis pekerjaan KK terutama petani dan buruh meningkatkan resiko masing-masing 1,669 kali dan 1,632 kali. Selanjutnya, analisis menunjukkan adanya hubungan antara pertambangan batu bara dan produksi batu bara dengan balita gizi buruk     di setiap kabupaten Regresi logistik menunjukkan bahwa adanya pertambangan meningkatkan resiko balita 1,109 kali menjadi kurus atau sangat kurus. Adanya pertambangan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ketiga jenis status gizi ini. Pengaruh paling kuat adalah pada status gizi BB/TB atau anak kurang gizi akut. Pada analisis data ibu hamil, uji t menunjukkan bahwa memang ada hubungan antara jumlah pertambangan batu bara dan jumlah produksi batu bara dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Dalam analisis selanjutnya, resiko tertinggi terdapat pada adanya pertambangan (1,228 kali), ibu hamil yang bekerja sebagai buruh (1,339 kali), dan adanya jarak dari rumah ke sumber polusi industri (1,198 kali). Hasil analisis ini menunjukkan bahwa keberadaan pertambangan berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan kejadian ISPA dan kurang gizi pada balita, serta KEK pada ibu hamil. Oleh karena itu program perbaikan memerlukan intervensi pada program kesehatan dan lingkungan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WS 200-342 Diseases of Children and Adolescents</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2009</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Bio Medis dan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_2022"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_2022_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_2022_mods" ADMID="TMD_eprint_2022"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>