<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Preliminary Study of Sero-Immunity to Polioviruses in an Urban Population in Indonesia</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Gendro</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wahayuhono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Telah dilakukan survey poliomyelitis neutralizing antibody pada anak-anak di bawah umur 5 tahun di Jakarta. Prevalensi type-1 polio virus antibodi pada umur di bawah 2 tahun ternyata lebih tinggi di Tanjung Priok, sedangkan type-3 polio virus antibodi dari gruop umur yang sama di Kebayoran Baru lebih tinggi.   Proporsi dari triple negatip menurun dengan bertambahnya umur, akan tetapi 78.6-83.7% anak-anak di bawah umur 1 tahun dan 46.7 - 55.6% dari anak-anak yang berumur 1 tahun, kekurangan antibodi terhadap setiap type polio virus. Dibandingkan dengan hasil penelitian-penelitian yang pernah dilakukan diBandung.   Hasil dari isolasi virus dari 289 fecal specimen didapatkan 28 (9.7%)Enteroviruses strain. Virus polio type-3, virus Coxsackie B group, Echovirus type-7, adalah prevalence di Tanjung Priok.  Survey ini menunjukkan bahwa di Jakarta, anak-anak di bawah umur 2 tahun sangat baik untuk dipakai sebagai objek dari pilot polio vaccination trial, untuk mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh pada routine vaccinasi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QW 1-300 Microbiology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1979</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>