<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2017-11-09T03:03:03Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:2054</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2054/</dc:relation>
        <dc:title>Hubungan Disabilitas dengan Penyakit Kronis dan Distress Emosional</dc:title>
        <dc:creator>Isfandari, Siti</dc:creator>
        <dc:subject>WM 140-167 Mental Disorders. Diagnosis. Behavioral Symptoms</dc:subject>
        <dc:description>Peningkatan umur harapan hidup yang disebabkan perbaikan kualitas pelayanan kesehatan akan disertai peningkatan disabilitas yang disebabkan oleh usia dan penyakit kronis yang mulai timbul pada usia/tertentu. Maka perlu diketahui kontributor dari disabilitas. Tujuan untuk mengetahui kontributor disabilitas agar dapat dirancang intervensi yang dapat mengurangi disabilitas. Survei Riset Kesehatan Dasar 2007 dilaksanakan di 33 provinsi, 452 kabupaten di Indonesia dengan menggunakan kerangka sampel susenas. Distress emosional merupakan kontributor tertinggi terhadap 5 domain disabilitas (3,4&amp;le;0R&amp;le;4,7; 3,3&amp;le;CI&amp;le;4,9) kecuali perawatan diri dengan kontributor terbesar penyakit stroke (OR=6,6; 6&amp;le;CI&amp;le;7,2). Selain kedua kondisi tersebut, penyakit sendi merupakan penyakit urutan ketiga yang menyebabkan disabilitas dengan risiko mendekati atau lebih dari dua kali pada ke 6 domain disabilitas. Diperlukan penanganan lebih mendalam terhadap kondisi distress emosional, mengingat dampak disabilitas yang ditimbulkan dan cukup tingginya prevalensi dibanding     kontributor disabilitas yang lain.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Bio Medis dan Farmasi</dc:publisher>
        <dc:date>2009</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Isfandari, Siti  (2009) Hubungan Disabilitas dengan Penyakit Kronis dan Distress Emosional.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bio Medis dan Farmasi.     </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>