<mets:mets OBJID="eprint_2210" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T03:50:05Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_2210_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>PROFIL ANGGOTA RUMAH TANGGA YANG MENGGUNAKAN JAMU BUATAN SENDIRI DI INDONESIA (LAPORAN ANALISIS LANJUT RISKESDAS 2010)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sudibyo</mods:namePart><mods:namePart type="family">Supardi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Max Joseph</mods:namePart><mods:namePart type="family">Herman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yuyun</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yuniar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Program pemerintah dalam bidang obat tradisional antara lain adalah Taman Obat Keluarga (TOGA). Dengan adanya program TOGA diharapkan masyarakat mampu menyediakan baik bahan maupun sediaan jamu yang dapat dimanfaatkan dalam upaya menunjang kesehatan keluarga. Tujuan analisis data Riskesdas 2010 adalah (1) mengetahui profil penggunaan jamu buatan sendiri di rumah tangga, (2) mengetahui karakteristik anggota rumah tangga yang menggunakan jamu buatan sendiri, dan (3) mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan jamu buatan sendiri.       Rancangan penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder RKD10.RT dan RKD10.IND dari Riskesdas 2010, yang menggunakan pendekatan survey (cross sectional) terhadap rumah tangga terpilih dari blok sensus yang ditentukan. Kriteria sample adalah penduduk Indonesia berumur 15 tahun ke atas lebih dari blok sensus rumah tangga yang terpilih sebagai sampel. Data yang dikumpulkan adalah kelompok umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, peke jaan, pengeluaran rumah tangga per bulan dalam bentuk kuintil, lokasi tinggal, provinsi dan penggunaan jamu buatan sendiri. Pengolahan data dilakukan dengan memilih responden umur 15 tahun ke atas dari data Riskesdas 2010 dan melakukan pembobotan. Analisis data berupa proporsi, uji Chisquare dan uji regresi logistik ganda.       Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya, maka diambil kesimpulan sebagai berikut:       1. Persentase rumahtangga yang menggunakan jamu buatan sendiri sebesar 9,53%, dari rumahtangga yang pernah menggunakan jamu. Jamu yang digunakan di rumah tangga proporsinya lebih besar menggunakan bahan baku jamu dari kencur dan atau jahe, dalam bent I, merasakan manfaat minum jamu buatan sendiri, serta di Provinsi Maluku Utara, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.       2. Persentase anggota rumah tangga umur 15 tahun ke atas yang menggunakan jamu buatan sendiri sebesar 17,4% dari orang yang pernah memakai jamu. Berdasarkan karakteristik anggota rumah tangga yang menggunakan jamu buatan sendiri proporsi yang lebih besar dijumpai pada kelompok usia lanjut, jenis kelamh perempuan, status menikah, pendidikan tamat/tamat SD, pekejaan petani, tingkat ekonomi menengah ke bawah, dan lokasi tinggal di desa.       3. Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan jamu buatan sendiri secara berurutan dari yang paling besar hubungannya adalah lokasi tinggal di desa, pekerjaan petani, kelompok umur dewasa tua, jenis kelamin perempuan, kemudian status perkawinan menikah/cerai.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2010</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian  dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_2210"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_2210_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_2210_mods" ADMID="TMD_eprint_2210"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>