%0 Report %9 Project Report %A Poerwani, SK %A Sulistijawati %A Siswanto %A Wilujeng, Kanti Lestari %D 2005 %F bkpkkemkes:2226 %K Prototipe, Sistem Pelayanan Kesehatan PascaBencana, Lingkaran Carter N %T LAPORAN AKHIR PENELITIAN PENGEMBANGAN PROTOTIPE SISTEM PELAYANAN KESEHATAN PASCA BENCANA (Studi Kasus di Nangroe Aceh Darussalam, Nias dan Alor) %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2226/ %X Penelitian ini dilaksanakan selama 10 bulan di tahun 2005. Mempunyai tujuan untuk mengembangkan prototipe sistem pelayanan pasca bencana melalui studi kasus di Provinsi Nangroe Aceh Darusalam (NAD), Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sasaran penelitian ini adalah orang kunci di Tim Bakorlak, PPMK Depkes RI, Dinas Kesehatan di daerah penelitian, LSM, Pos Kesehatan Satelit, Rumah Sakit lapangan, RS Pemerintah dan Swasta, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Pos Bersalin Desa, serta institusi pelayanan kesehatan lain yang terkait. Pemilihan sasaran penelitian dilakukan dengan cara accidental sampling dengan unit analisisnya satuan kerja atau institusi. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, wawancara mendalam dan penelusuran data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe sistem pelayanan pasca bencana di Indonesia perlu penekanan pada komponen emergency response, manajemen serta operasionalisasinya, komponen dasar hukum, komponen kesiapsiagaan dan mekanisme penanggulangan bencana. Kesemuanya perlu adanya peningkatan tanggap darurat (Koordinasi Informasi Simplifikasi Sinkronisasai dan Monitoring serta evaluasi). Hal ini dikarenakan koordinasi yang ada baru merupakan forum komunikasi. Saran untuk memantapkan prototipe sistem pelayanan kesehatan pasca bencana di masa datang adalah memperhatikan skema lingkaran Carter N, karena sistem pelayanan kesehatan pasca bencana ini berada pada sisi kanan lingkaran dan ini merupakan refleksi dari apa yang terjadi pada sisi kiri lingkaran sehingga menjadi lesson learned untuk memperbaiki segala sesuatu yang dapat dikerjakan dalam kegiatan di sisi kiri lingkaran yaitu preparedness, mitigation dan prevention