<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN MODEL PUSKESMAS ERA GLOBALISASI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">S.K.</mods:namePart><mods:namePart type="family">Poerwani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Agus</mods:namePart><mods:namePart type="family">Suwandono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Badrijah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Djoerban</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pengembangan model puskesmas era globalisasi ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan puskesmas secara mandiri, melalui kegiatan pembelajaran sebagai wahana untuk mensosialisasikan model tersebut di kalangan puskesmas dan dinas kesehatan kabupaten Jepara di propinsi Jawa Tengah dan kabupaten Badung di propinsi Bali.           Pembelajaran tersebut dilakukan melalui 2 (dua) tahapan yaitu tahap pembelajaran di dalam kelas dan tahap berikutnya di lapangan. Materi yang diberikan adalah (a) analisis situasi yang bertujuan agar puskesmas dapat memberikan informasi permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat, b) perencanaan puskesmas, dengan tujuan agar puskesmas dapat melakukan perencanaan sesuai dengan jiwa desentralisasi, (c) manajemen data yang bertujuan agar puskesmas dapat mengolah data yang ada menjadi informasi untuk asupan dalam pengambilan keputusan oleh yang berwenang dan (d) siklus pemecahan masalah dengan tujuan agar puskesmas dapat memanfaatkan wahana mini lokakarya dalam melaksanakan fungsi P1, P2 dan P3. sebagai bahan pokok dalam pembelajaran tersebut adalah data yang dimiliki di puskesmas.           Harapan dari pembelajaran ini adalah untuk mengubah cara penyelenggaraan puskesmas yang masih tergantung dari kebijakan pusat (baik program maupun anggaran) menjadi puskesmas yang mandiri yang dapat mengatur rumah tangganya sendiri termasuk anggarannya sesuai dengan situasi dan kondisi wilayah setempat yang menjadi tanggung jawabnya.           Hasil pembelajaran tersebut, nampaknya menunjukan bahwa kemampuan untuk merencanakan pelayanan termasuk anggarannya dapat ditingkatkan melalui bimbingan dari sektor kesehatan (dinas kesehatan kabupaten) dengan menggunakan "pedoman penyelenggaraan puskesmas era globalisasi yang merupakan bagian dari hasil penelitian ini.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA 525-590 Health Administration and Organization</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>