TY - RPRT ID - bkpkkemkes2286 PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan KW - Konsumsi Energi KW - Karakteristik Remaja A1 - Irawati, Anies A1 - Sudja, MF Aryani A1 - Pudjowati, Dwi Tjahjani A1 - Ahmad, Nandang UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2286/ M1 - project_report Y1 - 2010/// AV - none N2 - Pendahuluan: Masa remaja (adolesensia) merupakan saat terjadinya perubahan-perubahan cepat dalam proses pertumbuhan fisik (growth spurt), kognitif dan psikososial. Peningkatan kebutuhan zat gizi pada remaja berhubungan dengan proses pertumbuhan dan aktifitas yang semakin banyak. Konsumsi energi remaja yang tidak mencukupi kebutuhannya akan berisiko pada pertumbuhan yang menentukan kualitas generasi yang akan datang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai karakterisitik remaja yang mengkonsumsi energi di bawah kebutuhan minimal. Metode: Subjek penelitian adalah remaja yang berusia antara 10-21 tahun pada data Riksesdas 2010 sebanyak 28059 orang. Data yang dikumpulkan pada sampel remaja adalah konsumsi energi, lokasi tempat tinggal, umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, status hamil, jumlah anak dan kebiasaan merokok. Data yang dikumpulkan pada kepala keluarga remaja adalah umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, jumlah anggota rumah tangga dan tingkat pengeluaran rumah tangga. Hasil: Rata-rata konsumsi energi remaja baik menurut kelompok umur maupun jenis kelamin seluruhnya masih di bawah angka kecukupan energi yang dianjurkan dengan rata-rata tingkat kecukupannya berkisar antara 74,1- 77.0% pada laki-laki dan 73.3-80.6% pada perempuan. Kesimpulan: Karakteristik remaja dan karakteristik kepala keluarga berhubungan secara bermakna dengan konsumsi energi remaja dibawah kebutuhan minimal. Defisit energi dan status gizi remaja menunjukkan hubungan yang bermakna. TI - KARAKTERISTIK REMAJA YANG MENGKONSUMSI ENERGI DIBAWAH KEBUTUHAN MINIMAL ER -