TY - RPRT AV - public M1 - project_report Y1 - 2012/// N2 - Vibrio cholerae O1 adalah agent bakteri yang dapat menimbulkan wabah kolera di negara berkembang. Saat ini metode baku diagnosis bakteri V.cholerae O1 adalah dengan kultur dan isolasi yang memerlukan waktu 3-5 hari. Diagnosis altematif lainnya dengan metode rapid immunokromatografi strip test dan koaglutinasi. Metode rapid ini mempunyai keterbatasan mendeteksi jumlah V.cholerae O1 dan dapat ditingkatkan dengan medium pengayaan yang diinkubasi selama 6-8 jam pada suhu 37°C. Beberapa medium pengayaan yang digunakan untuk perbanyakan V.cholerae adalah air peptone alkali (APW), bismuth sulfite (BS), dan medium gelatin phosfate salt broth(GPSB). Penelitian bertujuan untuk meningkatkan sensitifitas uji diagnosis cepat V.cholerae O1 menggunakan beberapa medium pengayaan. Hasil uji medium pengayaan dalam meningkatkan sensitifitas uji diagnostik V.cholerae O1 strip dan koaglutinasi menunjukkan medium APW lebih cepat meningkatkan deteksi V.cholerae Ol daripada GPSB. Sementara sensitifitas metode koaglutinasi lebih baik dibandingkan metode strip. TI - PENINGKATAN SENSITIFITAS UJI DIAGNOSTIK CEPAT KOAGLUTINASI DAN STRIP MENGGUNAKAN BEBERAPA MEDIUM PENGAYAAN UNTUK DETEKSI VIBRIO CHOLERAE O1 PADA SPESIMEN PB - Pusat Biomedis Teknologi Dasar Kesehatan ID - bkpkkemkes2334 KW - V. Cholerae KW - Uji Diagnostik Cepat KW - Medium Pengayaan A1 - Sariadji, Kambang A1 - Karuniawati, Anis A1 - Tjampaksari, Conny A1 - Sunarno, Sunarno UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2334/ ER -