<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN MODEL PENCEGAHAN PENULARAN IMS DAN HIV/AIDS DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Andryansyah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Arifin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Made Asri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Budisuari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wahyu Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Astuti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Tri Juni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Angkasawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Menurut WHO, salah satu upaya intervensi yang efektifuntuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi adalah perbaikan kualitas pelayanan antenatal termasuk skrining infeksi menular seksual dan HIV/AIDS.        Untuk itu dalam rangka mendukung Grand Strategy dan prioritas program Depkes tahun 2007 untuk mencapai MDG's yaitu bayi, anak, ibu hamil dan kelompok masyarakat risiko tinggi terlindung dari penyakit, serta Pencegahan dan Pemberantasan penyakit HIV/AIDS maka perlu dilakukan penelitian. Pengembangan Model Pencegahan Penularan IMS Dan HIV/AIDS. Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Reproduksi.        Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan provider Puskesmas tentang pelayanan kehamilan, persalinan, perawatan bayi, IMS, HIVIAIDS dan PMTCT masih kurang, Pelatihan on the job training penggunaan SOP pelayanan terpadu antenatal dengan pelayanan IMS dan pelayanan terpadu akseptor KB dengan pelayanan IMS dengan metoda Triad sangat efisien dan efektif untuk meningkatkan keterampilan provider (bidan dan dokter) Puskesmas. Telah terjadi peningkatan kepatuhan provider dalam penggunaan SOP Pelayanan terpadu antental dan KB dengan pelayanan IMS di Puskesmas intervensi. Penggunaan SOP Pelayanan terpadu antental dan KB dengan pelayanan IMS di Puskesmas intervensi juga telah mendeteksi kasus I11S, infeksi saluran reproduksi dan erosi mulut rahim pada ibu hamil dan akseptor KB yang cukup tinggi. Pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan, persalinan, perawatan bayi, IMS, HIV/AIDS dan PMTCT serta pengetehuan aksptor KB tentang keluarga berencana, IMS, HIV/AIDS dan PMTCT juga masih kurang. Belum ada perbedaan yang bermakna pendapat ibu hamil dan akseptor KB pasca perlakuan antara Puskesmas intervensi dan kontrol. Dari basil penelitian ini telah ditemukan model pencegahan penularan IMS-HIV/AIDS dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan reproduksi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 140-185 Sexually Transmitted Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2010</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>