<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>FAKTOR RESIKO DIARE PADA BAYI POSTNEONATAL DI PUSKESMAS SILO II KABUPATEN JEMBER, JAWA TIMUR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Astridya</mods:namePart><mods:namePart type="family">Paramita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Agung Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Laksono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dewi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Lestari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Disain penelitian adalah potong lintang (cross sectional), merupakan penelitian observasional non eksperimental dengan jenis survei epidemiologinya adalah deskriptif Unit analisisnya adalah bayi postneonatal usia 29 hari - 11 bulan di wilayah keda Puskesmas Silo II Kabupaten Jember dan responden adalah ibu yang memiliki bayi usia 2 bulan - 12 bulan atau pengasuhnya yang lain karena dalam sehari hari bayi tidak diasuh oleh ibu. Teknik sampling yang digunakan yaitu area sampling dengan besar sampel 100 dimana masing-masing desa diambil20 karena terdiri dari 5 desa.           Hasil penelitian menunjukkan persentase terbesar kejadian diare berada pada kelompok bayi postneonatal dengan umur &lt;6 bulan, jenis kelamin perempuan, pengasuh berumur &lt;21 tahun, berat lahir rendah atau lebih, tidak ASI Eksklusif jumlah anggota keluarga yang kecil, pendidikan tertinggi kepala keluarga dan pengasuh adalah SD, penghasilan rata-rata keluarga per bulan &lt;Rp. 1.000.000, pengasuh yang kurang baik dalam perilaku CTPS, tempat kebiasaan keluarga saat BAB adalah tanah lapang dan sungai, kondisi tempat sampah dalam dan luar rumah bejenis terbuka, kondisi SPAL yang terbuka, dan kondisi keluarga yang memiliki hewan ternak.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WS 200-342 Diseases of Children and Adolescents</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2010</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>