TY - RPRT AV - none KW - Berat Bayi lahir Rendah (BBLR) KW - sosial ekonomi KW - demografi PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan TI - RESIKO TERJADINYA BERAT BAYI LAHIR RENDAH MENURUT DETERMINAN SOSIAL, EKONOMI DAN DEMOGRAFI DI INDONESIA UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2371/ N2 - Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi lahir dengan berat kurang dari 2500 gram Penetapan angka tersebut berkaitan dengan pertumbuhan janin yang sesuai dengan masa gestasi (usia kehamilian yang normal). BBLR sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di banyak Negara karena dianggap menjadi salah satu faktor penyebab Kematian bayi. Sudah cukup banyak referensi yang membahas BBLR jika dikaitkan dengan masa gestasi dan status Kesehatan ibu, pertanyannya adalah bagaimana resiko terjadinya BBLR jika menurut determinan sosial, ekonomi dan demografi di Indonesia? Secara Keseluruhan ada sepuluh variabel antara lain: daerah tempat tinggal, jenis Kelamin bayi, usia ibu, pekerjaan ibu, status merokok ibu, Kemudahan akses ke pelayanan kesehatan, status ekonomi, jumlah anak (paritas) dan pemeriksaan kehamilan (ANC). Dengan pendekatan sosial, ekonomi dan demografi dapat diambil Kesimpulan: Berat badan bayi dipengaruhi oleh fakfor-faktor: jenis Kelamin bayi, paritas dan ANC. Berat bayi lahir rendah ternyata lebih beresiko terjadi pada bayi perempuan dan orang tua yang tidak melakukan pemeriksaan Kehamilannya. Sementara itu BBLR tidak ada hubungannya dengan tingkat perekonomian (kuintil). ID - bkpkkemkes2371 Y1 - 2008/// A1 - Pramono, Moch. Setyo A1 - Putro, Gurendro A1 - Nantabah, Zainul Khaqiqi M1 - project_report ER -