%L bkpkkemkes2396 %A Jarohman Raharjo %A Tri Ramadhani %A Hanif Ahmadi %X Pes merupakan zoonosis pada tikus yang dapat ditularkan kepada manusia melalui gigitan pinjal Xenopsylla cheopsis yang mengandung Yersinia pestis. Daerah pes di Indonesia adalah Kecamatan Selo dan Cepogo Kabupaten Boyolali, Propinsi Jawa Tengah; Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman; Kecamatan Nongkojajar/Tutur dan Tosari Kabupaten Pasuruan Propinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah, jenis dan keberhasilan penangkapan tikus (succes trap), mengidentifikasi adanya bakteri Yersinia pestis pada rodent dan pinjal secara bakteriologis dan serologis, mengidentifikasi spesies pinjal tertangkap untuk menentukan indeks pinjal khusus dan indeks pinjal umum, mengetahui karakteristik lingkungan penangkapan tikus. Penelitian merupakan survei deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi adalah semua tikus dan pinjal yang ada di Kabupaten Boyolali, Pasuruan, Sleman dan Bandung. Sampel adalah tikus dan pinjal yang berhasil ditangkap di empat kabupaten tersebut. %T REKONFIRMASI PES DI DAERAH FOKUS PES DAN BEKAS PES (KAB. SLEMAN, KAB. BOYOLALI, KAB. PASURUAN DAN KAB. BANDUNG) %I Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersuber Binatang (P2B2) Banjarnegara %K Rattus sp, Pes, Yersinia pestis, Tikus %D 2012