<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>IDENTIFIKASI MAMALIA KECIL DAN KEBERADAAN BAKTERI LEPTOSPIRA SP DI DAERAH DENGAN MASALAH LEPTOSPIROSIS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dyah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Widiastuti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Jarohman</mods:namePart><mods:namePart type="family">Raharjo</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Priyanto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan data kasus Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, terdapat enam kabupaten/kota yang merupakan daerah dengan masalah leptospirosis. Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Pati termasuk daerah di wilayah Jawa Tengah dengan masalah leptospirosis.         Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mamalia kecil sebagai hewan utama penular leptospirosis dan mengetahui adanya bakteri penyebab leptospirosis pada mamalia kecil dan manusia di daerah dengan masalah leptospirosis di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Pati. Observasi dengan rancangan cross sectional study meliputi kegiatan screening kasus, wawancara dan identifikasi bakteri leptospira pada tikus melalui kegiatan penangkapan tikus.         Hasil penelitian menunjukkan jumlah penderita leptospirosis hasil screening puskesmas di Kabupaten Purworejo pada tahun 2011 sebanyak 36 orang sedangkan di Kabupaten Pati sebanyak 6 orang. Hasil penangkapan mamalia kecil pada empat lokasi di Kabupaten Purworejo menunjukkan keberhasilan penangkapan 9,2%, 8,75%, 3,97% dan 4% dan tiga lokasi di Kabupaten Pati 9,47%, 8%, dan 15,33%. Spesies yang berhasil ditangkap R. tanezumi, R. tiomanicus, Bandicota indica, R. norvegicus, Mus musculus, dan Suncus murinus.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QY 50-110 Laboratory Animals. Laboratory Techniques</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2011</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Banjarnegara</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>