<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>POLA PENDANAAN DALAM  RANGKA ASURANSI KESEHATAN DI PEDESAAN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Titien</mods:namePart><mods:namePart type="family">Setyobudi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lestari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Handayani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk rnenyusun suatu alternatif model yaitu sub,model pendanaan dalam rangka jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat di pedesaan, untuk digabungkan dengan sub model yang lain yaitu sub model pelayanan kesehatan, sub model peogorganisasian, serta pemasarannya.       Melalui suatu studi literatur dan dengan melihat sistem yang sudah ada yang sedaug berjalan, dipelajari bentuk bentuk mekanisme pengadaan, pengelolaan dan pengawasan dana dari sistem jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat.       Sebagai suatu badan yang cukup potensial dan jangkauannya sampai ke desa, maka koperasi dinilai mempunyai peluang untuk menjadi pelaksana dari sistem asuransi kesehatan tersebut, sehingga pada penelitian ini fokus pengamatan adalah pada koperasi.       Sistem yang sudah ada yang dipelajari ad~lah beberapa KUD, PKU, dan rumah sakit di beberapa kabupaten di Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali.         Dengan melihat pula potensi yang ada dalam KUD, disusunlah beberapa alternatif. model sistem pendanaan, meliputi pengadaan, pengelolaan, dan pengawasan dana jaminan pemeliharaan kesehatan bagi anggota KUD di pedesaan.        Setelah melalui penjajagan dan. pembicaraan mendetail dengan beberapa KUD mandiri di Mojokerto, Lamongan dan Malang, serta Puskesmas dan Kandep Koperasi setempat, dilakukan perbaikan dan penyusunan kembali alternatif model sistem pendanaan, yang pada tahap penelitian berikutnya dengan digabung pada sub model yang lain-akan diujicobakan.      Sebagai hasil yang lain adalah bersedia ikut sertanya 9 KUD mandiri yaitu 2 KUD di Mojokerto, 2 KUD di Lamongan, dan 5 KUD di Malang sebagai daerah ujicoba pada tahap penelitian berikutnya, serta tersusunnya sistem pendanaan dari pola pelaksanaan JPKM di K U D Minatani kecamatan Brondong dan KUD Abadi kecamatan Sukodadi di kabupaten Lamongan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">W 100-275 Medical, Dental, and Pharmaceutical Service Plans</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1991</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Puslitbang Pelayanan Kesehatan Surabaya</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>