TY - RPRT N2 - Dari beberapa bahasan di atas dapatlah diberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut: a. Tingkat kesakitan penduduk daerah terpencil relatif sama dengan daerah lainnya, tetapi lama sakitnya relatif lebih lama, demikian pula tingkat kehamilannya. b. Pendapat masyarakat tentang kebutuhan puskesmas hampir seluruhnya butuh, sedangkan kriteria tenaga kesehatan untuk puskesmas terpencil menurut masyarakat adalah kriteria fisik, kemampuan untuk komunikasi serta sikap mental/dedikasi untuk mengabdi. c. Sebagian besar waktu petugas kesehatan di puskesmas terpencil bekerja di puskesmas, sedangkan alokasi waktunya relatif sudah cukup padat (+ 20% tidak ada kegiatan). d. Keterlibatan dokter puskesmas lebih banyak berorientasi pada pembinaan yang meliputi penyuluhan, tindak lanjut, penggerakan dan pelatihan. e. Kegiatan petugas kesehatan lainnya seperti pembantu perawat/bidan, juru imunisasi, sanitarian dan pekarya relatif masih kurang. f. Kemampuan teknis profesional tenaga paramedis dapat dikatakan baik. Sedang untuk tenaga juru kemampuan tersebut relatif kurang. g. Dalam bidang kerjasama, baik sesama profesi, lintas sektor dan masyarakat, nampak bahwa seluruh tenaga (medis, paramedis dan juru kesehatan) relatif mampu bekerjasama dengan baik. Kerjasama dengan masyarakat mempunyai tingkat kemampuan yang merata untuk semua tenaga kesehatan (skor 4-7). TI - PENELITIAN KRITERIA KEBUTUHAN TENAGA KERJA PUSKESMAS DI DAERAH TERPENCIL Y1 - 1993/// M1 - project_report AV - none A1 - Ristrini A1 - Budiarto, Wasis A1 - Martodipuro, Subagyo A1 - Soemartono UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2473/ ID - bkpkkemkes2473 PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Surabaya KW - kriteria kebutuhan KW - tenaga kesehatan puskesmas KW - daerah terpencil ER -