TY - RPRT N2 - Telah dilakukan pemeriksaan serologis pada penderita malaria falciparum dan vivax yang diobati dengan halofantrin dan klorokuin. Pemeriksaan dilakukan dengan tes ELISA menggunakan antigen Plasmodium falciparum strain Manado. Dari 62 sera penderita malaria falciparum yang diperiksa hanya 35 (56,45%) yang menunjukkan hasil positif. Dari 88 serta penderita malaria vivax dan 6 sera penderita infeksi campuran (Pf + Pv) didapati 26 (29,55%) dan 4 (66,67%) sera positif. Pada penderita malaria falciparum terdapat hubungan antara nilai OD (Optimal Density) dengan kepadatan parasit dimana semakin tinggi nilai OD semakin kecil kepadatan parasit. Disamping itu semakin tinggi nilai OD semakin kecil waktu yang dibutuhkan untuk bebas panas dan bebas parasit. Pada penderita juga terlihat terjadi peningkatan angka sero positif dari 50,85% pada saat sebelum pengobatan menjadi 67,8% selama pengobatan dan turun kembali menjadi 61,02% pada hari ke-28 setelah pengobatan. Terdapat hubungan antara reaksi kekebalan tubuh humoral dengan kepadatan parasit dan cepat atau lambatnya proses penyembuhan. A1 - Marleta Dewi, Rita A1 - Tjitra, Emiliana A1 - Tuti, Sekar AV - none TI - REAKSI KEKEBALAN TUBUH HUNORAL PADA PENDERITA PLASMODIUM FALCIPARUM DAN P.VIVAX YANG DIOBATI DENGAN HALOFANTRIN DAN KLOROKUIN Y1 - 1997/// PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Penyakit Menular ID - bkpkkemkes2495 M1 - project_report KW - Kekebalan Tubuh Hunoral KW - Falciparum KW - Halofantrin KW - Klorokuin UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2495/ ER -