<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>UJICOBA VAKSIN POLIO ORAL BUATAN PERUM BIO FARMA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Gendro,</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wahyuhono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mulyati</mods:namePart><mods:namePart type="family">Priyanto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Suharyanto</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wuryadi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Uji coba vaksin polio oral buatan Bio Farma telah dilakukan di Yogyakarta tahun 1994.           Tujuannya adalah untuk mengetahui immunogenesitas dan reaktogenesitas dari pada vaksin tersebut pada anak-anak yang berumur 2-3 bulan.           Hasilnya menunjukkan bahwa "seroconversion rate" dari masing-masing tipe 1, 2 dan 3 adalah 98%, 98% dan 94%, sedangkan "seroconversion rate" terhadap ketiga tipe adalah 93%. Hasil pengamatan reaksi samping, yang diamati selama 8 hari setelah vaksinasi pertama, kedua dan ketiga, tidak dijumpai adanya gejala reaksi samping. Hasil isolasi virus hanya menemukan satu polio tipe-2 sebelum dilaksanakan immunisasi, satu Coxsackie-B group dan satu polio tipe 2 setelah dilaksanakan immunisasi.           Berdasarkan hasil yang telah dicapai maka disimpulkan bahwa vaksin tersebut memberikan "seroconversion rate" yang cukup tinggi, baik terhadap masing-masing tipe maupun terhadap ketiga tipe virus polio, dan tidak ada gejala reaksi samping yang ditemukan setelah vaksin polio oral buatan Bio Farma diberikan kepada anak-anak yang berumur 2-3 bulan.           Program immunisasi di Indonesia dapat menggunakan vaksin polio buatan dalam negeri (Bio Farma), karena ternyata kualitasnya sebanding dengan vaksin buatan luar negeri (SK&amp;F Smith Kline).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 500-590 Virus Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1994</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Penyakit Menular</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>