%A Enny Muchlastriningsinh %A Imran Lubis %A Cholid Rosyidi %A Joko Yuwono %X Penyakit ISPA masih merupakan masalah kesehatan terpenting nomor dua di Indonesia, sehingga perlu penatalaksanaan yang baik dalam penanggulangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelatihan kader ISPA terhadap penurunan kematian Pneumonia di Puskesmas di Jawa Barat. Semua responden telah memenuhi kriteria yang ditentukan, yaitu sebanyak 400 ibu balita dari 2 Kabupaten di Jawa Barat dan dilakukan 2 kali penelitian sebelum dan sesudah pelatihan, 40 kader ISPA dari 2 kabupaten juga 2 kali penelitian. Pengumpulan data penderita ISPA 3 bulan sebelum dan 3 bulan sesudah penelitian. Dari penelitian ini ditemukan perubahan pengetahuan, sikap, kepercayaan, dan tingkah laku ibu balita sesudah pelatihan kearah hidup sehat. Begitu pula untuk kader dalam memeberikan penyuluhan terhadap ibu balita. Puskesmas masih merupakan pilihan utama bagi ibu balita dalam mencari bantuan kesehatan, juga bagi kader dalam menganjurkan mencari bantuan kesehatan. Terdapat penurunan jumlah penderita ISPA sesudah pelatihan. Kesimpulan ialah bahwa pelatihan mempunyai dampak yang positif dalam penatalaksanaan penderita ISPA, meskipun hal ini masih merupakan kemungkinan dan memerlukan penelitian lebih lanjut. %T PENELITIAN EVALUASI TRAINING KADER ISPA DI JAWA BARAT 1992-1993 %K ISPA, Pneumonia %I Puslit Penyakit Menular %D 1993 %L bkpkkemkes2583