%0 Report %9 Project Report %A Marleta Dewi, Rita %A Harijani AM %A Tuti, Sekar %A Sianturi, Lelly Y. %D 1996 %F bkpkkemkes:2617 %K Vektor Malaria, Gametosit, Infeksi Eksperimental %T PENGEMBANGAN KULTUR PEMBENTUKAN GAMETOSIT PLASMODIUM FALCIPARUM UNTUK PENENTUAN VEKTOR SECARA INFEKSI EKSPERIMENTAL %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2617/ %X Untuk menunjang penelitian penentuan vektor malaria dengan infeksi percobaan, diperlukan gametosit dalam jumlah yang cukup. Dengan telah dikembangkannya kultur (biakan) Plasmodium Falciparum secara in-vitro di laboratorium Pusat Penelitian Penyakit Menular, memungkinkan dilakukannya penelitian untuk mengembangkan memproduksi gametosit secara in-vitro. Plasmodium falciparum dibiakann secara berkesinambungan dengan metode Trager dan Jensen (1976). Untuk pengembangan/produksi gametosit digunakan cara seperti yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu (Ponnudurai dkk, 1982) dan dengan modifikasi atau penambahan Pirimetamin, Sulfadoksin atau kominasi S/P. Sampai saat ini pengembangan/produksi gametosit dengan cara-cara/metode-metode tersebut diatas belum mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Percobaan-percobaan yang telah dilakukan dan beberapa masalah/kendala yang ada akan disampaikan didalam laporan ini.