<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SITUASI MALARIA DI DAERAH PARIWISATA DI JAWA BARAT</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sahat</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ompusunggu</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pada akhir tahun 1995 ada laporan yang menyebutkan bahwa beberapa orang turis lokal dan luar negeri menderita sakit malaria setelah mengunjungi tempat-tempat pariwisata pantai di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data-data situasi malaria di beberapa daerah pariwisata di Jawa Barat agar dapat digunakan sebagai dasar penentuan cara pemberantasan malaria di daerah tersebut.      Penelitian dilakukan di 6 kecamatan yang merupakan daerah pariwisata pantai/bahari di Jawa Barat yang tersebar di 3 kabupaten: kecamatan labuan dan sumur di kabupaten pandeglang, kecamatan malingping dan bayah di kabupaten lebak dan kecamatan pelabuhan ratu serta ciracap di kabupaten sukabumi. Pemeriksaan pada penduduk meliputi pemeriksaan klinis (limpa), pemeriksaan darah secara mikroskopis (sediaan darah), dan pemeriksaan darah dengan deteksi antigen (Para Sight F). Terhadap vektor, dilakukan penangkapan nyamuk dewasa dengan cara: umpan orang di dalam dan di luar rumah, yang istirahat di dalam rumah, di sekitar ternak dan dengan light trap serta pencarian larva nyamuk.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1998</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Penyakit Menular</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>