<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>RESPONS BCG VAKSINASI PADA BAYI 0-12 BULAN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Liliana</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kurniawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lilly</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zulkarnain</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Indah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yuning Prapti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tuberculosis di Indonesia merupakan penyakit yang mempunyai incidence sebesar 0,15%. Dalam rangka penanggulangan penyakit ini dilakukan usaha pencegahan dengan vaksinasi yang dilakukan pada bayi dibawah usia 1 tahun dan diulang pada pra sekolah dan waktu tamat sekolah dasar.        Berbagai penelitian di berbagai negara menunjukkan bahwa BCG vaksinasi tidak menunjukkan daya perlindungan yang konsisten, bahkan di Chingleput, India, ditegaskan bahwa vaksinasi BCG tidak memberi perlindungan pada TBC paru-paru. Penelitian di Chingleput tidak mengikutsertakan anak &lt; 1 tahun.        Penelitian ini bertujuan mengetahui efek vaksinasi BCG pada kemampuan reaksi imnunologi seluler spesifik terhadap PPD pada tes in vitro (limfosit transformasi) dan in vivo (Mantoux test).        Diteliti 41 anak usia &lt; 1 tahun yang dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing 12, 10, 10 &amp; 9 anak yang divaksinasi BCG pada usia 0 bulan (V0), 3 bulan (V3), 6 bulan (V6) dan 9 bulan (V9).        Hasil penelitian menunjukkan konversi positif pada tes in vitro sebesar 8,3% pada V0, 70% pada V3, 90% pada V6 dan 67% pada V9. Pada tes in vivo konversi positif adalah 50%, 40%, 78% dan 67%, masing-masing untuk V0, V3, V6 dan V9.        Tes in vitro dan in vivo menunjukkan juga konversi yang menyolok antara kelompok yang tidak divaksinasi dan yang sudah mendapat vaksinasi BCG.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WF 140-900 Diseases of the Respiratory System</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1981</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Puslitbang Bio Medis dan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>