%0 Report %9 Project Report %A Handayani, Sarwo %A Yuwono, Sundari %A Prijanto, Muljati %A Sri Utami, Basundari %D 1993 %F bkpkkemkes:2721 %K Batuk Rejan, Antibodi Monoklonal, Diagnosa Cepat %T UJI COBA KARAKTERISTIK ANTIBODI MONOKLONAL UNTUK DIAGNOSA CEPAT BATUK REJAN (LANJUTAN) %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2721/ %X Telah dilakukan fusi antara sel B limfosit mencit strain Balb/c yang telah diimunisasi dengan Antigen FHA (Filamentous Hemagglutinin) dari kuman bakteri B.pertussis, dengan sel Myeloma P3 XAg 863. Inducer menggunakan PEG dengan konsentrasi 30%. Penelitian dilakukan di laboratorium Puslit Penyakit Menular Badan Litbang Kesehatan. Fusi dilakukan untuk mendapatkan antibodi monoklonal terhadap antigen FHA sehingga bisa digunakan untuk mendiagnosa infeksi batuk rejan secara cepat, mudah dan mengurangi kerancuan dengan penyakit akibat infeksi saluran napas lainnya. Diharapkan dengan produksi antibodi monoklonal ini dapat menunjang Program Pengembangan Imunisasi.