<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PEMANFAATAN USG DAN X-RAY DI PUSKESMAS PERAWATAN KABUPATEN JOMBANG PROPINSI JAWA TIMUR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mugeni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sugiharto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Turniani</mods:namePart><mods:namePart type="family">Laksmiarti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyakit tidak menular meningkat dari 42 persen menjadi 60 persen yang tejadi di perkotaan dan di perdesaan seperti cidera, tumor dan kehamilan. Penyakit menular TB paru di perdesaan 12,3 persen lebih tinggi dari di perkotaan 7,9 persen. Karena itu puskesmas memerlukan USG dan X Ray, agar dapat mendiagnosis kasus tersebut dengan cepat dan akurat. Pelaksanaan USG, X Ray memerlukan biaya tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pemanfaatan USG dan X Ray di Puskesmas Perawatan di Kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur dari aspek ketenagaan, logistik, pembiayaan, dan pelayanan. Metoda deskriptif, study retrosfektif. Populasi adalah total sampel yaitu 6 puskesmas memiliki USG dan X Ray. Hasil pemanfaatan USG dan X Ray di Puskesmas belum optimal (under utility), karena keterbatasan spesialis dimana 1 spesialis melayani 6 puskesmas, sehingga pelayanan tiap puskesmas 1 hari dalam seminggu. Dengan sfesifikasi alat yang ada mampu meningkatkan  kunjungan pasien, aspek pembiayan belum optimal, karena tidak memberikan keuntungan penghasilan puskesmas, aspek diagnosis belum optimal, karena umumnya untuk pemeriksaan kehamilan. Disimpulkan pemanfaatan USG dan X Ray belum optimal (under utility) dari aspek ketenagaan, pembiayaan, dan diagnosis. Tetapi aspek spesifikasi, pemanfaatan USG, X Ray sudah optimal, karena kunjungan pasien terbukti meningkat.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WN 1-160 Reference Works. Diagnostic Technology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2009</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>