<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PROFIL KESEHATAN PEREMPUAN 15-49 TAHUN BERSTATUS KAWIN DENGAN UNMET NEED PEMAKAIAN KONTRASEPSI DI INDONESIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Evie</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sopacua</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given"></mods:namePart><mods:namePart type="family">Widjiartini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Menurut SDKI 2007, unmet need pemakaian kontrasepsi adalah 9.1% yang meningkat dari SDKT 2002/2003 sebesar 8.6% (www.bkkbn.go.id, 2008). Pada Riskesdas 2010, unmet need disebut sebagai butuh/tidak terpenuhi pemakaian kontrasepsi pada perempuan berstatus kawin/pernah kawin berusia 15-49 tahun dapat digambarkan dari komposit jawaban pertanyaan 6206 meliputi : (01) Dilarang pasangan, (02) Dilarang agama, (03) Mahal, (04) Sulit diperoleh, (07) Takut efek samping, (08) Tidak menginginkan. Secara komposit, unmet need pada Riskesdas 20 1 0 menunjukkan 14%, lebih tin&amp; dari SDKI 2007.      Menggunakan data Riskesdas 2010 ingin diperoleh profil perempuan 15-49 tahun berstatus kawin dengan unmet need pemakaian kontrasepsi untuk menjawab pertanyaan, bagaimana profil kesehatan perempuan 20-35 tahun berstatus kawin dengan unmet need pemakaian kontrasepsi dan alternatif strategi mengatasi unmet need tersebut di Indonesia?      Hasil Unmet need terkait alat kontrasepsi modern, belum mencakup yang tradisional, atau metode lain. Sehingga perlu menjadikan unmet need sebagai pemanfaatan alkon modern dan tradisional atau metode lain tetapi berkualitas. Ada lack of knowledge tentang alkon, disebabkan oleh lack of information padahal kontak dengan tenaga kesehatan di institusi pelayanan kesehatan s/d Polindes cukup tinggi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WP 630-640 Contraception</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2010</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>