<mets:mets OBJID="eprint_2737" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T13:01:20Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_2737_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>KEJADIAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN DI INDONESIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Setia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pranata</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sri Sadewo</mods:namePart><mods:namePart type="family">FX</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kehamilan yang tidak diinginkan acapkali berkaitan erat dengan praktek pengguguran kandungan yang tidak aman. Sementara ini data yang ada masih sporadis dan k menggabarkan kondisi kota besar. Kompas menyebutkan aborsi mencapai 2,5 juta kasus per tahun. Penelitian lain memperkirakan sekitar 2 juta kasus aborsi. Dengan menggunakan data Riskesdas studi ini bertujuan memperoleh gambaran secara nasional bagaimana kejadian keguguran, kehamilan yang tidak rencanakan dan upaya pengguguran kandungan di Indonesia. Dihubungkan dengan status demografi dan status sosial ekonomi, diharapkan dapat diketahui motif aborsinya. Unit analisis adalah perempuan pernah kawin, usia 10 - 59 tahun, yang berada di seluruh propinsi di Indonesia.      Angka kejadian keguguran secara nasional adalah 4%, bervariasi mulai 2,4% di Bengkulu sampai 6,9% di Papua Barat. Dari karakteristik social responden, kejadian tersebut 42,9% tejadi pada kelompok umur di atas 35 tahun, 44,5% berpendidikan sampai dengan SD, 49,1% tidak bekeja dan 55,9% tinggal di wilayah perkotaan. Dari semua kejadian keguguran, ada 6.54% diantaranya diaborsi. Aborsi banyak dilakukan oleh ibu berusia diatas 35 tahun, berpendidikan tamat SMA, tidak bekerja dan tinggal di perkotaan. Cara yang dominan digunakan untuk menghentikan kehamilan adalah kuret. Jamu, pil dan suntik merupakan alternatif cara mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan. Menggunakan bantuan tenaga medik, dokter (55%) dan bidan (20.63%).      Terkait dengan kejadian kehamilan yang tidak direncanakan, kasus yang ditemukan berkisar antara 1.6% dan 5,8%. Kehamilan tidak direncanakan banyak dialami oleh ibu berpendidikan sampai SMP (65,5%), ibu yang tidak bekeja (52,3%), dari status ekonomi kuantil ke 1 dan 2 (60%), berusia di atas 35 tahun. Berdasarkan status demografi, kehamilan tidak terencana terjadi pada usia perkawinan dengan usia muda (16 sld 20 tahun) (51,7%), lama perkawinan yang kurang dari 10 tahun (42,5%), anak antara 1 s/d 2 (41,9%).      Dari semua kejadian kehamilan tidak direncanakan, 6,71% diantaranya sengaja digugurkan. Propinsi dimana ibu banyak melakukan aborsi, berturut-turut adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Berdasarkan karakteristik, aborsi banyak dilakukan oleh ibu berusia diatas 35 tahun, berpendidikan SD, tidak bekerja, dari status ekonomi kwintil ke 2 dan tinggal di perkotaan. Alasan terlalu banyak, terlalu dekat, usia dan alasan ekonomi lebih dominan pada responden berpendidikan dasar. Karena upaya aborsi kebanyakan dilakukan sendiri, maka jamu dan pil adalah alternatif yang dominan digunakan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WQ 215-270 Pregnancy Complications</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2010</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_2737"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_2737_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_2737_mods" ADMID="TMD_eprint_2737"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>