<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2017-10-26T05:48:08Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:2746</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2746/</dc:relation>
        <dc:title>PROFIL STATUS GIZI REMAJA DI INDONESIA</dc:title>
        <dc:creator>Susilowati, Dwi</dc:creator>
        <dc:creator>Sukoco, Noor Edi</dc:creator>
        <dc:subject>WS 113-141 Child Care. Nutrition. Physical Examination</dc:subject>
        <dc:description>Remaja menurut World Health Organization (WHO) berusia 10-19 tahun, terdiri dari 19% populasi dunia, namun remaja seringkali kurang diperhatikan, khususnya remaja putri. Kegemukan dan masukan berlebihan energi pada para remaja dapat menimbulkan penyakit kronik di kemudian hari.      Metodologi: Populasi studi terdiri dari semua anggota keluarga yang tercakup pada Riset Kesehatan Dasar 2010. Untuk tulisan ini dipilih para remaja laki-laki dan remaja putri usia 10-19 tahun dan tidak hamil.      Hasil: Diukur 22.805 remaja laki-laki dan 21.799 remaja putri. Berdasar lndex Masa Tubuh remaja berdasar Umur (IMT/U) dijumpai 3.1% remaja laki-laki dan 1.7% remaja putri yang sangat kurus; 7.9% remaja laki-laki dan 5.0% remaja putri yang kurus; 9.3% remaja laki-laki dan 9.7% remaja putri dengan gizi lebih dan 4.2% remaja laki-laki dan 2,7% remaja putri yang kegemukan. Dijumpai 11.4% remaja laki-laki dan 8.7% remaja putri yang sangat pendek; dijumpai pula 20.8% remaja laki-laki dan 20.0% remaja putri dengan postur tubuh pendek. Di tingkat Nasional terdapat 9.0% remaja dengan gizi kurang dan 11 propinsi dengan remaja gizi kurang &gt;9%. Di tingkat nasional terdapat 13% remaja yang kegemukan, dan 16 propinsi dengan kegemukan &gt;13%. Di tingkat nasional terdapat 30.3% remaja yang pendek dan 20 propinsi dengan remaja pendek &gt;30.3%.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan</dc:publisher>
        <dc:date>2010</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Susilowati, Dwi and Sukoco, Noor Edi  (2010) PROFIL STATUS GIZI REMAJA DI INDONESIA.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan.     </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>