TY - RPRT TI - PROFIL STATUS GIZI REMAJA DI INDONESIA AV - none A1 - Susilowati, Dwi A1 - Sukoco, Noor Edi N2 - Remaja menurut World Health Organization (WHO) berusia 10-19 tahun, terdiri dari 19% populasi dunia, namun remaja seringkali kurang diperhatikan, khususnya remaja putri. Kegemukan dan masukan berlebihan energi pada para remaja dapat menimbulkan penyakit kronik di kemudian hari. Metodologi: Populasi studi terdiri dari semua anggota keluarga yang tercakup pada Riset Kesehatan Dasar 2010. Untuk tulisan ini dipilih para remaja laki-laki dan remaja putri usia 10-19 tahun dan tidak hamil. Hasil: Diukur 22.805 remaja laki-laki dan 21.799 remaja putri. Berdasar lndex Masa Tubuh remaja berdasar Umur (IMT/U) dijumpai 3.1% remaja laki-laki dan 1.7% remaja putri yang sangat kurus; 7.9% remaja laki-laki dan 5.0% remaja putri yang kurus; 9.3% remaja laki-laki dan 9.7% remaja putri dengan gizi lebih dan 4.2% remaja laki-laki dan 2,7% remaja putri yang kegemukan. Dijumpai 11.4% remaja laki-laki dan 8.7% remaja putri yang sangat pendek; dijumpai pula 20.8% remaja laki-laki dan 20.0% remaja putri dengan postur tubuh pendek. Di tingkat Nasional terdapat 9.0% remaja dengan gizi kurang dan 11 propinsi dengan remaja gizi kurang >9%. Di tingkat nasional terdapat 13% remaja yang kegemukan, dan 16 propinsi dengan kegemukan >13%. Di tingkat nasional terdapat 30.3% remaja yang pendek dan 20 propinsi dengan remaja pendek >30.3%. UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2746/ KW - remaja KW - status gizi M1 - project_report ID - bkpkkemkes2746 PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan Y1 - 2010/// ER -