%D 2008 %T HUBUNGAN POLA PERILAKU PENGGUNAAN TEMBAKAU DENGAN TINGKAT KEJADIAN PENYAKIT SALURAN PERNAFASAN DI INDONESIA %A Suharmiati %A Lestari Handayani %A Adianti Handajani %K perilaku merokok, penyakit asma, tumor/kanker paru-paru, Riskesdas 2007 %L bkpkkemkes2752 %X Penggunaan tembakau/merokok diketahui terkait dengan tingkat kejadian penyakit asma dan tumor/kanker paru-paru. Dilakukan analisis data sekunder Riset Kesehatan Dasar 2007 degan responden usia >10 tahun, dengan tujuan untuk memberikan gambaran penggunaan tembakau/merokok di Indonesia dan hubungannya dengan tingkat kejadian penyakit asma dan tumor/kanker paru-paru dengan menggunakan teknik Multiple Logistic Regression. Hasil analisis menggambarkan bahwa perilaku penggunaan tembakau/merokok sebanyak 29,7%, sedangkan prevalensi asma 1,99% dan kanker/tumor paru 0,59%. Resiko asma meningkat pada uji hubungan bersama-sama (multivariat) yaitu 1,6 kali (OR = 1,575) pada kelompok usia 35-44 tahun dibandingkan kelompok usia (10-14) tahun, 3,0 kali (OR = 2,964) pada perokok >10 batang per hari dibanding perokok <10 batang per hari, 1.3 kali (OR = 1,337) pada kelompok usia >74 tahun yang menghisap rokok kretek dibanding yang menghisap bukan rokok kretek. Resiko terkena penyakit tumor/kanker paru-paru meningkat dengan tajam yaitu 10,8 kali (OR=10,820) pada mantan perokok dibanding dengan seseorang yang tidak merokok. %I Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan