%0 Report %9 Project Report %A Putro, Gurendro %A Laksono, Agung Dwi %A Rahmawati, Novia %D 2008 %F bkpkkemkes:2757 %K ketanggapan, karakteristik individu %T ANALISIS HUBUNGAN RESPONSIVENESS INDIVIDU TERHADAP PELAYANAN RAWAT JALAN DI INDONESIA %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2757/ %X Pelayanan kesehatan yang berada di Indonesia sudah selayaknya dapat memberikan perlayanan yang prima dan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Sudah menjadi komitmen dari departemen kesehatan untuk meningkat mutu dan layanan kesehatan di masyarakat. Dengan adanya sarana pelayanan kesehatan, diharapkan masyarakat dapat mengakses dengan mudah, terjangkau dan dapat memberikan peningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, maka perlu dilakukan suatu pengukuran dari masyarakat untuk melihat bagaimana pelayanan kesehatan yang sudah diberikan oleh petugas kesehatan apakah sudah baik atau perlu perbaikan. Dengan demikian perlu dilakukan suatu analisis lanjut dari data riset kesehatan dasar tahun 2007 melihat pada aspek ketanggapan pelayanan kesehatan dari segi karakteristik individu. Analisis lanjut ini dilakukan pada responden yang berumur lebih dari 15 tahun baik yang memanfaatkan pelayanan di rumah sakit pemerintah maupun swasta. Hasil yang didapatkan bahwa pada ketanggapan pelayan yang terdiri dari variabel lama menunggu berhubungan dengan status rumah sakit (p=0,000), kuintil (p=0,000) jenis pekerjaan (p=0,005) dan umur (p=0,OOO). Sedangkan variabel kerahaman berhubungan status rumah sakit (p=0,000), jenis kelamin (p=0,021), status perkawinan (p=0,008), umur (p=0,002) dan tingkat pendidikan (p=0,017). Variabel kejelasan informasi berhubungan dengan status rumah sakit (p=0,000), jenis kelamin (p=0,014), kuintil (p=0,000), status perkawinan (p=0,031), jenis pekerjaan (p=0,002) dan tingkat pendidikan (p=0,000). Variabel ikut dalam pengambilan keputusan berhubungan dengan status rumah sakit (p=0,000), jenis kelamin (p=0,028), kuintil (p=0,000), status perkawinan (p=0,014) dan tingkat pendidikan (p=0,000). Variabel kerahasiaan berhubungan dengan status rumah sakit (p=0,000), kuintil (p=0,000) dan tingkat pendidikan (p=0,000). Variabel kebebasan memilih berhubungan dengan status rumah sakit (p=0,000), kuintil (p=0,000), jenis pekerjaan (p=0,001), umur (p=0,005) dan tingkat pendidikan (p=0,000). Sedangkan variabel kebersihan ruangan berhubungan dengan status rumah sakit (p=0,000), kuintil (p=O,OO8), jenis pekerjaan (p=0,019) dan tingkat pendidikan (p=0,000).